Flamboyant –

November 3, 2009 by Gufron Sumariyono

Bunga flamboyant dan daunnya, tak pernah berebut memberi keindahan atau keteduhan. Saat bunga mekar, daun flamboyant sudah gugur. Bunga flamboyant berwarna merah yang indah sekali itu tumbuh diujung batang yang memenuhi batangnya. Sungguh pemandangan yang indah sekali. Pohon flamboyant itu tumbuh dihalaman bagian belakang dirumah saya di condet. Beberapa minggu bunga itu akan selalu mekar menghiasi halamanku. Bunga yang tua gugur dan kuncup bunga yang muda akan mekar. Begitu seterusnya. Indah sekali, menawan sekali, tak jemu mataku memandang keatas

2a

flamboyant dihalaman belakang

2c2

bunga flamboyant nan indah

Setelah sebulan atau mungkin lebih, barulah saat bunga-bunga itu berguguran, daunpun mulai tumbuh merimbun. Daun adalah komponen yg penting , proses fotosintesis ada disana, ia lakukan kebutuhannya sendiri.

Flamboyant memberikan perenungan kehidupan didunia, daun-daunnya gugur diganti bunga-bunga nan indah. Bergantian. Memberi pelajaran pada kita agar menanggalkan yang kita cari didunia yaitu materi, pangkat, kehormatan yang harus dilepaskan disaat menghadapi maut. Siklus daun dan bunga dari flamboyant mengajarkan kepada kita akan adanya siklus hidup yang tak dapat dielakkan. Saat flamboyant bermekaran indahnya alang kepalang, tak terkirakan dan tak tertanding karena sangat menawan hati. Dan saat bunga-bunga itu berguguran, tanah dibawah flamboyant akan menjadi seperti karpet berwarna merah muda nan indah .

Indah luar biasa. Andai bunga ini diibaratkan posisi tinggi, kedudukan, kekayaan dsb, Bukankah semua yang kita miliki itu ada saat harus kita lepaskan ? nantipun akan kita dapatkan kembali ?! Seolah dia bilang..Gugurkan bunga indahmu, jatuhkan kekayaanmu, kebawah, berikan pada yang membutuhkannya. Kekaguman orang pada keberhasilan dan keberuntungan kita, layaknya kita bagikan dengan cara seperti bunga flamboyant menggugurkan bunganya demi keindahan yang lain.

Bunga yang dijatuhkan bisa menjadi pupuk bagi pohon Flamboyant, jadi kompos, berarti apa yang ditaburkan, diberikan, akhirnya akan kembali menyuburkan lingkungan kita memakmurkan kita. Apa yang kita taburkan akan memakmurkan kita kembali.

Sesudah bunga gugur, buah muncul.

Siklus flamboyant adalah, daun gugur dan tumbuh bunga, bunga jadi buah, buah jadi biji dan biji jadi pohon generasi berikutnya. Gugurkan daun dan bunga ketanah. Tuhan mengingatkan kita pula bahwa segala sesuatu kembalinya ketanah.

Salam

Lamborghini – mampu lari 324 km / jam

October 22, 2009 by Gufron Sumariyono

Mobil Lamborghini dengan atap terbuka (spyder) mungkin tidak cocok untuk iklim Indonesia. Namun di Indonesia mobil ini laku, pembelinya adalah mereka yang benar-benar ingin tampil beda. “Baby Lambo” ini bersaing dengan Ferrari California serta Ferrari F430 Spyder. Dari data yang disodorkan Lamborghini Jakarta, sejak Februari 2009 lalu mobil Lamborghini di Indonesia sudah terjual 10 unit (termasuk inden).Berarti,target 12 unit hingga akhir tahun ini dari Lamborghini Jakarta tinggal menunggu waktu. Mesin berkapasitas 5.200 cc,V10 dan mempunyai tenaga 560 dk pada putaran 8.000 rpm. Akselerasi 0–100 km, hanya 4 detik. Klaim kecepatan maksimum 324 km/jam. Spesifikasi ini akan bersaing dengan Ferrari California dan Ferrari F430 Spyder.

Lamborghini Diablo SV

Lamborghini Diablo SV

Bulan Juli tahun 1995 saya dan istri serta beberapa executive dari perusahaan mengunjungi pabrik mobil Lamborghini di Agata Itali.

Ini dia ceriteranya.

Pabrik mobil sport Itali ini terletak disuatu desa kecil namanya ‘Sant’ Agata Bolognese’ dekat kota Bologna di Itali. Kami diundang oleh President Director Lamborghini , Mr Mike Kimberley, setelah kami sama-sama makan siang di Bologna. Saham Lamborghini waktu itu dimiliki oleh grup Megatech dari Indonesia. Sekarang sudah dijual ke grup Volkswagen dari Jerman.

Acara pertama presentasi, sesudah itu rombongan kami diajak untuk keliling melihat proses pembuatan mobil sport Lamborghini, dari awal sampai akhir. Disini tidak ada robot2 yang lazim ditemui di pabrik Toyota di Sunter Jakarta, tidak ada robot untuk ngelas, tidak ada robot untuk ngecat dan tidak ada robot untuk macam2. Pekerjanya juga sedikit kurang lebih hanya puluhan orang saja. Semua proses didalam pembuatan mobil sport dilakukan secara manual, semuanya, mulai pemasangan gardan, penbuatan mesin2 yang jlimet, ngelas2, ngecat2, pembuatan kursi duduk dll. Makanya jumlah yang diproduksi setiap tahun hanya ratusan unit. Lalu satu-satu mobil yang sudah jadi diperiksa kwalitasnya perlu dites. Harga mobil Lamborghini dipabrik waktu itu adalah USD 200.000,– Yang mahal adalah pajak2nya dan service2nya. Penjualan rata2 400 unit per tahun. Harga di Jakarta Rp 5,6 milyar, dan sudah ada pembelinya.

pabrik Lamborghini di Agata, Itali

pabrik Lamborghini di Agata, Itali

dikerjakan secara manual

dikerjakan secara manual

Selesai keliling, saya ditawari untuk naik mobil yang akan dites. Suaranya mesin meraung-raung keras sekali. Mobil Lamborghini model Diablo SV yang eksklusif designnya keluar dari halaman pabrik, menyusuri jalan desa dengan kecepatan seperti setan. Saya takut sekali. Kecepatannya sudah tidak bisa saya tahu, pokoknya bagi saya sangat cepat sekali. Saya takut dan benar2 takut. Saya bukan pembalap dan saya bukan pereli, tidak biasa naik mobil dengan kecepatan seperti setan. Kaki saya sudah menginjak bagian bawah lantai mobil dan jantung saya copot. Keringat dingin menetes didahi dan dileher belakang. Saya takut benar-benar takut. Semua mobil disalip. Yang menakutkan waktu mau menyalip bis dan pas didepan ada truk membawa kontainer. Hitungan saya tidak bisa masuk, eh sopirnya nekat. Mula2 disaliplah bis itu lalu dibanting setirnya kekiri menghindari tabrakan dengan kontainer. Persis bisa lewat, hanya hitungan inchi atau sentimeter. Jantungku seperti mau copot. Setelah kira2 hanya 15 menit, mobil mengambil u-turn kembali kepabrik menyusuri jalan kampung yang sama. Kembalinya ke pabrik masih cepat sekali, semua mobil didepan disalip. Hanya tidak seberbahaya seperti tadi. Turun dari mobil, wajah saya pucat sekali. Keringat dingin masih menetes didahi dan dileher. Dasar wong ndeso. Waktu istri saya ditawari, saya melarang, tapi istri saya mau sekali. Saya lepaskan istri dengan berdoa memohon keselamatan. Setelah 20 menit, terdengar raungan mesin yang keras dan tahu-tahu mobil sudah dihalaman pabrik, istri saya bilang enak kok. Nikmat sekali kok. Sambil tertawa dan gembira sekali. Tidak ada rasa takut diwajahnya. Baru sekali itu istri melaju dengan mobil sport dengan kecepatan lebih dari 150 km/jam dijalan desa, istri senang sekali. Pengalaman yang tidak pernah saya lupakan.
Foto dapat di klik disini.
http://picasaweb.google.com/g.sumariyono/Lamborghini02#<a href="

Ulang tahun ibunda 85 tahun

August 16, 2009 by Gufron Sumariyono

Syukuran ulang tahun ibunda 85 tahun Theresia Sri yahyu Soegijono dan syukuran 25 tahun hidup membiara Romo Michael Agung Christiputro O.Carm. diadakan di Bimasena. Dari 12 putra-putri ibunda, yang hadir 11 orang, lengkap dengan para menantu menantu dengan cucu-cucunya (23 orang) dan cicit-cicitnya (4 orang). Tamu yang kami undang dan hadir sebagian besar telah mengenal ibunda sejak dari kota Pati. Wuah ramai sekali, meriah sekali dan senang sekali.

ibunda dikelilingi putra, putri, mantu, cucu dan cicit

ibunda dikelilingi putra, putri, mantu, cucu dan cicit

Walau duduk dikursi roda, walau kemana-mana harus dibantu didorong, tetapi ibunda di usia 85 tahun masih kelihatan sehat, kelihatan gembira dan kalau beliau bicara masih jelas.

Yang istimewa ada conference call antara ibunda di jakarta dengan cucu Tricia dan cicitnya Putri yang sedang belajar di Washington DC, dan dimunculkan dilayar lebar disaksikan para tetamu. Saya melihat ibu terharu sekali, sampai meneteskan airmata dan suaranya agak haru mendapatkan ucapan selamat ulang tahun dari Tricia yang berada di Washington DC.

Oh.. Ibu, diusia yang ke 85 tahun, engkau masih mampu menyaksikan putra dan putri ibu berkarya di masyarakat, mandiri. Kami putra putri yang berjumlah 12 orang sadar bahwa itu semua berkat doa ibu kepada Tuhan YME, berkat tangan ibu yang mendidik kami dengan penuh cinta kasih sayang. Ibu dan bapak telah mendidik kami untuk siap berjuang dan bekerja dan bermanfaat bagi masyarakat disekeliling. Kami tidak mampu membalas jasa ibunda dan ayahanda yang telah almarhum, dengan harta berapapun banyaknya. Kami tidak mampu membayar tetesan air susu ibu yang telah ibu berikan kepada kami semua, 12 anak banyaknya. Ya Allah…balaslah kebaikan ibu kami dengan mengampuni dosa-dosa beliau dan menerima semua amal kebaikan beliau. Amin.

Lalu ada acara flash back foto-foto dari ibunda, dimulai foto semasa ibu masih gadis, lalu ketika kami anak-anaknya masih kecil-kecil, ketika menginjak dewasa, ada juga foto ibunda ketika melancong ke Eropa dengan latar belakang Menara Eifel di Paris, sungai di Amsterdam, seragam petani Belanda yang terkenal.

Ibu kelihatan senang sekali dan gembira sekali malam itu. Romo Agung, putra ke-12 pun kelihatan senang. Kami berkumpul dalam keluarga yang besar, mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Tuhan YME kepada keluarga kami. Dalam wejangan ibu kepada para tamu, ibu menyatakan keinginannya untuk berziarah ke makam bapak, yang telah meninggal dunia 5 Desember 1996, atau 13 tahun lalu. Rencananya keluarga besar Soegijono akan mengadakan haul ulang tahun meninggalnya almarhum bapak dengan berziarah bersama 5 Desember 2009. Insya Allah. Album HUT silahkan klik disini.
http://www.facebook.com/album.php?aid=136197&id=702702931

ibunda diapit putra no 1 dan putra no 12

ibunda diapit putra no 1 dan putra no 12

ibunda mempunyai 12 orang anak, ini foto tahun 1968.

ibunda mempunyai 12 orang anak, ini foto tahun 1968.

Cucuku bisa melihat makhluk halus.

July 29, 2009 by Gufron Sumariyono
Cucuku 'Aidan' umur 2 tahun lebih

Cucuku 'Aidan' umur 2 tahun lebih

Aku punya cucu laki-laki berumur 2 tahun yang sehat dan lucu sekali. Namun dia mempunyai sifat penakut, dia tidak mau tinggal sendirian dikamar. Cucuku sering bilang bahwa ada ‘orang’ didekatnya, ‘orang’ itu membuat cucuku ketakutan karena wajahnya jelek. Padahal tidak ada siapa-siapa. Pernah dia sedang minum susu, dibaringkan diatas tikar dari plastik dan diberi bantal, dimana kalau minum tangan kiri selalu bermain-main dengan alas tidur, dan tangan kanan memegang botolnya. Mbaknya lalu meninggalkan dia sendirian dikamar, tiba-tiba dia berteriak sambil menjerit ketakutan, katanya ada ‘orang’ dikamar itu. Dia minta untuk ditemani sewaktu minum susu dan tidak mau ditinggal sendirian. Pernah sore-sore sekitar jam 16:00, dia main-main dengan kertas dan bulpen, dan dia duduk dilantai sedang ibunya duduk dikursi sedang membuka email di desk top, tiba-tiba dia menjerit ketakutan, lalu merangkul ibunya kencang sekali, sambil menutupkan matanya dan bersandar dipundak ibunya. Katanya ada ‘orang’ dan dia ketakutan sekali. Padahal tidak ada siapa-siapa hanya mereka berdua.
Kalau sudah malam, dia tidak berani ditinggal dikamar. Dia sering ketakutan, katanya ada ‘orang’ disitu. Padahal tidak apa-apa. Dan itu terjadi hampir setiap malam Hidupnya tidak tenang, disaat orang lain tidur tenang karena suasana sunyi, dia mendengar ada suara makhluk halus yang ribut. Pemandangan menjadi tidak indah lagi, karena dimana-mana ada makhluk halus yang jelek.
Aku ingin tahu bagaimana caranya agar dia tidak bisa melihat makhluk halus lagi? Aku kasihan kepada cucuku yang baru berumur 2 tahun lebih ini.

Jepang (4) – Kyoto yang antik dan kuno namun menawan

July 10, 2009 by Gufron Sumariyono

Jepang (4) – Kyoto yang antik dan kuno namun menawan.

Kyoto itu kota yang antik dan kuno, sering disebut kota dengan 1000 temple. Disetiap sudut kota banyak temple temple kuno yang masih dipelihara dan masih dipertahankan. Hampir semua temple yang bagus, yang besar, yang istimewa pernah saya kunjungi di tahun 1982. Karena memang saya pernah tinggal di Kyoto selama 2 bulan, tapi itu dulu terjadi tahun 1982. Kyoto yang sekarang saya menduga pasti berbeda dan saya menduga pasti banyak bangunan baru. Ternyata dugaan saya salah. Bangunan yang baru hanya satu yaitu Stasiun Kyoto, yang dibangun ditengah kota, dipergunakan oleh jutaan masyarakat Kyoto. Dinikmati oleh rakyat Jepang baik yang kaya maupun yang sedang atau yang miskin. Setasiun yang super modern sangat lengkap sekali, setasiun yang kuno yang dulu tahun 1982 saya pakai sudah dibongkar dan diganti yang baru nan modern.

Kyoto station

Kyoto station

Perjalanan saya ke Kyoto dimulai dengan melihat Rural Ohara Village, kampungnya masyarakat Jepang yang masih kuno dan masih sangat tradsionil sekali dan masih dipertahankan untuk tidak dirubah. Sebelum ke Jepang saya melihat foto foto Rural Ohara Village yang ada di internet, kami membayangkan akan melihat pemandangan yang ada seperti yang di film The Last Samurai. Ternyata benar dan tidak salah. Rural Ohara Village itu kampungnya orang orang Jepang dizaman kuno. Istimewa dan hebatnya masih dipertahankan oleh pemerintah Jepang, untuk diperlihatkan ke turis, baik untuk turis local maupun asing.

Lokasi Rural Ohara Village terletak di pegunungan diutara kota Kyoto. Dari Kobe ke Osaka ke Kyoto kami naik kereta. Ganti lagi dengan bis kira2 1,5 jam dari Kyoto Station arah ke utara. Dari stop bus terakhir menuju lokasi kampong Jepang the Rural Ohara yang ada Sanzenin temple, kami jalan kaki sejauh 1,5 km. Kami berjalan kaki dijalan yang tidak mulus melewati sawah2 yang ditanami dengan padi umur 2 bulan yang hijau royo2. Ditengah sawah ada rumah2 tradisionil Jepang, yang dibuat dari kayu dan bambu. Pagar rumah rumah yang terletak dipinggir jalan yang kami lalui dibuat dari batu besar2, dari kayu kayu murahan, dari ranting ranting kayu yang diikat ikat eksotik sekali, pokoknya khas Jepang, dan sangat bersih sekali. Ada sumur lengkap dengan ember dan tali, seperti di film ‘Oshin’. Lalu kami melewati sungai kecil yang airnya mengalir deras jernih dan ada ikan kecil, saya menikmati sekali alam pegunungan, ada sawah, ada pinus, ada warung kuno macam macam yang tidak ada di kota besar. Benar benar alam pedesaan Jepang kuno.

Melihat sawah dihampari dengan warna hijau saya teringat akan beras Jepang. Beras Jepang itu enak sekali dan mahal. Baunya wangi dan mampu menggoyang lidah. Lain sekali dengan beras rojolele. Petani di Jepang mendapat subsidi dari pemerintahnya, kalau gagal panen karena hama atau bencana alam, pemerintah Jepang kontan akan akan mengganti 100% nilai beras yang akan dihasilkan sawah itu. Jepang dilarang meng-export beras keluar negeri.

padi jepang di Rural Ohara

padi jepang di Rural Ohara

Sanzenin Temple yang berada di Rural Ohara Village itu bangunannya sedang, kira2 hanya 400 meter persegi saja, tidak luas malahan bisa disebut kecil. Lorong dipinggir berlantai kayu, tiang dan tembok juga dari kayu, atapnya khas berciri jepang dari daun rumbia pokoknya persis seperti yang ada di film. Yang penting Temple itu sudah masuk film The Last samurai.

Senzenin temple di Rural Ohara

Senzenin temple di Rural Ohara

Hari berikutnya kami ke Kyoto lagi. Kali ini akan melihat pasar tradisionil di Kyoto yang disebut Nishiki Market atau Kyoto’s Kitchen. Saya menikmati dan merasa senang merasakan dan melihat kenyataan bersentuhan dengan masyarakat Jepang. Saya sengaja tidak mengikuti paket pariwisata, tetapi berpetualang dikota memakai kereta api, memakai bus, berjalan kaki. Dengan berbekal map kota Kyoto, bolpen dan buku nota catatan kami berdua dengan nyonya jalan jalan. di Kyoto. Kami tidak bisa bahasa Jepang tetapi tidak takut dan tidak was was, semua orang di jepang kalau saya tanya tentang arah perjalanan, tentang arah stasiun kereta api bawah tanah (subway), tentang arah bis, semua yang saya tanya akan menjawab dengan ‘full action’. Luar biasa. Mereka tidak bisa berbicara bahasa Inggris, tetapi sangat tulus menolong. Sampai ada seorang cewek muda dan cantik, yang mengantarkan saya untuk menuruni tangga subway, lalu menolong membelikan tiket yang otomatis, lalu kami dituntun dan diantar menuju ke tempat kereta api berhenti, saya ditungguin sampai kereta apinya muncul dan dan saya disuruh naik. Dari map ditembok saya disuruh keluar setelah empat stasiun. Padahal dia mau pergi ketempat lain, dan ditinggalkanlah urusannya dan khusus mengantar saya ketempat yang benar.

Apakah karakter menolong orang asing itu hanya dimiliki oleh cewek muda nan cantik itu ? Ternyata semua orang begitu. Orang Jepang memiliki karakter bagus, yaotu suka menolong orang asing yang kesulitan. Ketika mencari arah ke Ohara Village. Saya tersesat, dengan bahasa tarzan bias diatasi. Luar biasa menyenangkan.

Pasar tradisionil yang kami kunjungi namanya Nishiki Market dikenal dengan nama Kyoto’s kitchen. Dipasar ini dijual macam macam sayuran, macam macam fresh seafood, deep fried kebabs (kushikatsu), macam macam manisan, macam macam kue yang semuanya mampu menerbitkan airliur dan mampu membangkitkan selera makan atau ingin seklai mencicipi. Ada yang terkenal yaitu tsukemono (pickles), ada kaiseiki (traditional japanese meal). Semua makanan menarik, menggoda untuk dicoba, warna warni dan sangat bagus difoto. Itulah Nishiki Market atau Kyoto’s kitchen. Saya memotret makanan siap saji, ready to eat, yang punya tidak marah walau tidak membeli.

Sashimi lolly, di Nishiki market, Kyoto's kitchen

Sashimi lolly, di Nishiki market, Kyoto's kitchen

Kami berhenti istirahat sambil makan siang di ‘warteg’ nya Jepang. Dari luar sederhana sekali, tetapi kebersihan dari piring dan makanan sangat terjaga. Makanya kami berani makan tidak ada perasaan takut nanti akan sakit perut. Selesai makan kami melanjutkan perjalanan untuk melihat ke Golden Temple, dengan naik bis.

Golden temple atau disebut Kinkaku-ji, artinya Temple of the Golden Pavilion, atau juga disebut Rokuon-ji adalah temple Buddhist Zen yang ada di Kyoto. Menurut sejarah, Kinkaku-ji dibangun 1397 oleh Shogun Ashikaga Yoshimitsu. Temple pernah kebakaran dua kali, yang pertama ketika Onin War. Yang kedua temple dibakar oleh biksu yang gila alias tidak waras, Hayashi Yoken di tahun 1950. Sesudah membakar temple si biksu yang gila berusaha bunuh diri, tetapi gagal. Dan akhirnya diadili dan dihukum 7 tahun, dia meninggal di penjara.

Golden temple memang sangat dipelihara, sangat indah, sangat bagus, sangat bersih dan masih ramai dikunjungi wisatawan dari luar maupun local. Temple yang indah ini terdiri dari bangunan tiga tingkat, dimana dua tingkat diatas pavilion nya di cover dengan gold leaf (atap emas). Disitu difungsikan sebagai ‘shariden’, housing relics of Buddha (Buddha’s ashes). Bagi mereka yang mengunjungi Kyoto, maka kami menyarankan melihat Golden temple, karena inilah primadona dari Kyoto. Berfoto foto didepan Golden temple akan menjadi memori yang tak terlupakan.

Hari sudah gelap dan kami meninggalkan Golden temple menuju ke sungai besar yang panjang membelah kota hingga tersambung dengan kota Osaka. Dikenal dengan sebutan ‘Kamogawa’ atau ‘Sungai Bebek’. Menelusuri sungai ini hingga ke pusat kota, maka kita bisa menemui kehidupan masa lalu yang dipertahankan itu. Pusat kota ini dikenal dengan sebutan Kawaramachi Dori. Di sekitarnya ada wilayah bernama Pontocho. Disini ada dua desa yang paling bergengsi dan sekaligus distrik yang paling banyak geisha-nya yaitu Gion dan Pontocho. Di Gion dan Pontocho, geisha lebih dikenal dengan sebutan geiko. Pada akhir abad 20 masih ada 10 ribu geisha, di tahun 1920-an konon ada 80 ribu geisha. Di wilayah ini berderet rumah makan yang kental dengan nuansa Jepang.

geisha gion 2

Geisha di Gion Kyoto

Mulai dari bentuk bangunannya. Geisha itu bermakna ‘orang yang bisa berkesenian’. Menurut buku yang baca, dan film The Memoir of geisha, Geisha bukan pelacur dan juga bukan istri. Geisha menjual keahlian dan ketrampilan, bukan tubuh. Geisha tidak dibayar untuk melakukan hubungan seks. Geisha hanya boleh punya hubungan khusus dengan laki-laki yang menjadi dannanya (pelindung) yang menyokong biaya hidup sehari-harinya yang cukup besar. Dengan kata lain, geisha hanya bisa menjadi setengah istri, yaitu istri-istri di malam hari. Geisha tidak menikah, tetapi bukan berarti dia tidak boleh punya anak.
Kyoto yang kuno, yang penuh temple, yang eksotik, yang masyrakat dan penghuninya ramah, suka menolong, ternyata masih mampu menyimpan pesona yang luar biasa. Aku jatuh cinta kepada Kyoto. Foto foto Kyoto ada disini. (bersambung)

http://picasaweb.google.com/g.sumariyono/Kyoto#

Jepang (3) – Kobe yang eksotik dan menawan

July 8, 2009 by Gufron Sumariyono

Jepang (3) – Sky Gate Bridge dan Kobe yang eksotik dan menawan.

Kami keluar Osaka Airport KIX melewati jembatan Sky Gate Bridge , satu2nya jembatan yang menghubungkan KIX dengan Osaka Prefecture . Jembatan yang menghabiskan biaya US$ 1 milyar (Rp 10 trilion). Total length 3,750m dan disebut ‘the longest truss bridge in the world’. Jembatan menyediakan fasilitas lalulintas untuk jalan toll dan kereta api menuju ke KIX.

Design jembatan termasuk kategori minimalis yang indah, kuat dan berseni, jarak ujung ke ujung 3,750 meter. Harga tol fee naik kendaraan pribadi lewat jembatan adalah Yen 6.800 pp = Rp 544.000 pp sangat mahal. Masyarakat umumnya menggunakan kereta api atau bis. Tiket kereta api per orang dari Osaka Station ke KIX Yen 1.300 (Rp 104.000) naik JR West

Sky Gate Bridge, 3.750 mtr

Sky Gate Bridge, 3.750 mtr

Kami menginap di rumah dinas Konjen RI di Kobe, yang terletak di perbukitan Kota Kobe. Sebuah kompleks perumahan yang mewah dan elit di kota Kobe. Penghuni penghuni kompleks perumahan ini rata2 orang orang kaya, terdiri dari pemilik pemilik industri di Kobe dan pengusaha yang kaya.

batu besar sekali untuk tembok

batu besar sekali untuk tembok

Tembok pagar yang dibuat dari batu besar ditempelkan ke dinding tembok menambah kesan bahwa inilah arsitektur khas Jepang.

Rumah dinas Konjen RI untuk Jepang Barat terletak di kompleks perumahan kelas satu, kelas mahal, prestigious, rumahnya bagus dan mewah. Dihalaman bagian depan ada taman Jepang yang artistik khas Jepang, lengkap dengan kolam dengan air yang jernih, ikan ikan yang besar dan warna warni, batu batu besar-besar, jembatan batu, pohon cemara, pohon khas Jepang yang pokoknya sangat elok dan sangat nikmat untuk dilihat dengan mata.

taman jepang di rumah konjen ri di kobe

taman jepang di rumah konjen ri di kobe

Kobe terkenal dengan pelabuhan alamnya. Banyak kapal dari Eropa yang membongkar barang2nya di pelabuhan Kobe. Seperti sebuah kota dalam impian, bahwa dataran Kobe berada diantara laut dan gunung Rokko. Eksotik! Luar biasa indahnya. Tempat nya sendiri menawan sekali. Mirip kota Semarang atau kota Kendari. Saya teringat bahwa dizaman akhir periode Edo, kota Kobe dikenal sebagai kota pelabuhan terpenting di Jepang selama sepanjang zaman. Kobe telah menjadi kota kosmopolitan.

Satu hal yang tidak pernah terlupakan dari Kobe. Bahwa ada peristiwa besar terjadi pada 17 Januari 1995 sekitar jam enam pagi, Kobe yang indah menawan tiba-tiba dihancur leburkan oleh gempa bumi tektonik berkekuatan besar (Great Hanshin-Awaji Earhquake). Sekitar 5000 orang tewas, dan lebih dari 10 ribu bangunan hancur. Jepang berkabung. Disini seluruh dunia menyaksikan bahwa semangat dan spiritualitas Jepang itu nomer satu alias bagus dan tidak mudah patah semangat. Sesudah selesai masa tanggap darurat, dimana para korban diurusin dengan sangat baik, maka masyarakat Jepang bangkit kembali. Mereka menyusun kepanitaan untuk membangun semua kerusakan. Kerusakan mental ditanggulangi dan kerusakana bangunan fisik mereka atasi. Berkat kerja keras, maka recovery gedung gedung yang rusak dan recovery ekonomi bisa pulih normal kembali dalam waktu satu decade. Kobe kembali rapi, indah, menawan, nyaman. Pemandangan menyedihkan dan memilukan akibat gempa bisa hilang.

Harbourland Kobe

Harbourland Kobe

Kemegahan keindahan Kobe terlihat jelas dari ragam bangunannya yang baru dan yang lama. Termasuk jembatan Akashi Kaiko sepanjang 4 kilometer. Tak tanggung-tanggung, jembatan ini berada diatas laut dan seakan-akan menggantung. Siapa saja akan bergidik ketika melintasinya. Jembatan Akashi Kaiko menghubungkan Kobe dan pulau Awaji, sebagai terusan jalan tol Kobe-Awaji-Naruto. Pertama dioperasikan tahun 1998 dan menjadi satu-satunya jembatan yang memiliki kontruksi bangunan khusus di Jepang. Bayangkan, sebuah jembatan dilengkapi The Bridge Exhibition Center, terletak di salah satu kaki jembatan.

Selain itu, terdapat pula The Maiko Marine Promenade, yang berada pada 50 meter diatas permukaan air. Tempat ini berfungsi untuk memantau konstruksi bagian bawah jembatan.

Kemegahan Kobe sebagai kota kosmopolitan, terwakili pula oleh Kitano-cho yang berada di kaki gunung Rokko. Di tempat ini banyak berdiam pebisnis bule sejak abad ke 19. Jika ingin berlama-lama di area ini, tersedia kamar di penginapan ber-arsitektur barat seharga 300 hingga 500 Yen. Sejumlah kafe, restoran, dan butik menjadi daya tarik tersendiri bagi para pasangan muda Jepang dan wisatawan. Dimusim panas mereka berpakaian terbuka dan minim melenggakm lenggok ditempat umum tanpa merasa risi, tanpa merasa isin. Biasa biasa saja, malahan senang hati dan senyum ketika kami ajak berfoto bersama.

pakaian santai cewek abg di harborland kobe

pakaian santai cewek abg di harborland kobe

Bila ingin berbelanja sembari menikmati hiburan, bisa datang ke Kobe Harborland. Puluhan kafe, restoran, mal plus tempat hiburan menyatu di Kobe Harborland. Wajar, kalau tempat ini menjadi pusat dating anak-anak muda.

Diantara bangunan-bangunan modern, Kobe masih memiliki Sorakuen, sebuah taman tradisional khas Jepang berada di pusat kota. Dulu, di taman ini pernah berdiri menjadi kediaman mayor (walikota) Kobe, Kodera Kenkichi. Namun sayangnya, semua bangunan yang eksotik dan kuno itu sudah hancur karena perang dunia ke II.

Satu lagi taman yang indah sekaligus menjadi simbol kota Kobe, adalah Mariken Park. Sebelum gempa bumi, taman di tepi pantai ini sangat menawan. Sekarang, tetap saja mencuri perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara. Di taman ini terpajang beberapa hal untuk mengingatkan orang, agar selalu waspada pada bencana alam. Di Mariken Park berdiri megah The Kobe Port Tower dan Museum Maritim Kobe. Foto Kobe ada disini, silahkan di klik. (bersambung)
http://picasaweb.google.com/g.sumariyono/FotoKobe#

Jepang (2) – Asing dilarang turut membangun KIX

July 8, 2009 by Gufron Sumariyono

Pembangunan Kansai International Airport (KIX) diwarnai dengan banyaknya protes perusahaan internasional yang ikut tender. Terutama dari perusahaan Amerika yang sangat ingin memperoleh kontrak bangunan. Dengan tegas PM Jepang waktu itu yaitu Yasuhiro Nakasone menjelaskan bahwa kontraktor Jepang akan diberi prioritas utama untuk membangun airport. Kebijakan Jepang terus diserang oleh Amerika dimotori oleh Senator Frank Murkowski. Namun Jepang tidak bergeming dan tidak takut.

KIX Airport, artificial island

KIX Airport, artificial island

Protes berikutnya datang dari Airlines Asing (non Jepang), mereka complaint bahwa dua per tiga dari Departure Hall space dialokasikan kepada Airlines Jepang. Hal ini membuat ruangan untuk keberangkatan Airlines non Jepang terbatas dan lebih sempit akibatnya menjadi sangat penuh dan berdesak-desakan diantara para penumpang. Sekali lagi Jepang tidak bergeming dan tidak menggubris complaint itu.

Sudah diprediksi dari semula bahwa pulau itu akan mengalami penurunan secara gradual karena tekanan dari materi2 yang dipakai untuk membangun airport. Menurut para ahli, “artificial island” Airport KIX telah turun 8 meter, lebih besar dari yang diproyeksikan.
Tak pelak para ahli kontruksi seluruh dunia terkagum-kagum dengan pembangunan KIX. Proyek KIX dinobatkan atau diomongin sebagai proyek mercu suar yang gila mereka menamakan “the most expensive civil works in modern history” membutuhkan waktu 20 tahun untuk perencanaan, 3 tahun untuk konstruksi.

Success story membangun artificial islands di Airport KIX menjadikan tim Jepang memilik pengalaman teknis yang amat dahsyat. Pengalaman2 itu dipakai untuk menyempurnakan airport di jepang lainnya yaitu New Kitakyushu Airport , Kobe Airport dan Chubu International Airport . Dan Tim Jepang sangat bangga karena dipercaya untuk membangun Hongkong International Airport . Bagi mereka itu suatu kehormatan intelektual dan sekaligus komersial.

Pembangunan airport KIX dimulai tahun 1991, yaitu setelah jembatan selesai. Beberapa perubahan dilakukan agar pulau artificial tidak ambles, dengan cara menancapkan dan membenamkan kolom2 dari metal baja untuk menyangga gedung terminal. Biaya bangunan terus naik dengan tajam, sehingga Pemerintah Jepang mengusulkan agar panjangnya gedung terminal dikurangi demi untuk penghematan. Usulan Pemerintah Jepang ditolak mentah2 oleh arsitek nya yaitu Renzo Piano, dia tetap kokoh pada pendiriannya. Setelah tiga tahun pembangunan selesai dan KIX diresmikan untuk dipakai pada tahun 1994.

Belum setahun dipakai tiba2 pada tanggal 17 Januari 1995, Jepang digoncang oleh gempa bumi yang dikenal dengan nama Kobe Earthquake, yang epicenternya terletak 20 km dari KIX dan memakan korban 6.500 yang meninggal di pulau Honshau. Orang makin kagum karena bangunan airport tidak mengalami kerusakan yang berarti. Tim ahli menjelaskan hal ini disebabkan karena pemakaian sistim “sliding joints” di kontruksinya. Gelas2 di gedung terminal tidak ada yang rusak dan tidak ada yang pecah. Ini merupakan kebanggaan tambahan bagi tim kontruksi Jepang.

Bencana lain yang menimpa Kansai Airport adalah angin typhoon dengan kecepatan 200 km/jam yang terjadi tahun 1998. Sekali lagi para ahli terkagum-kagum Airport KIX tidak mengalami kerusakan apa2. Luar biasa.

American Society of Civil Engineers sampai memberikan penghargaan “The Civil Enginering Monument of the Millenium” pada tanggal 19 April 2001 yang lalu kepada KIX.

Total biaya yang telah dibenamkan untuk membangun KIX adalah USD 20 milyar. Termasuk dalam biaya ini adalah biaya reklamasi tanah, 2 runways, gedung terminal empat lantai yang panjangnya 1,7 km beserta semua fasilitasnya. Kecepatan amblesnya gedung pun berkurang, pada tahun 1994 KIX ambles sedalam 50 cm dan pada tahun 2006 KIX hanya ambles sedalam 9 cm saja.

KIX sangat dikenal didunia airlines sebagai airport termahal. Landing fee Boeing 747 sekali landing adalah US$ 7.500. Di CGK Jakarta hanya US$ 2.500. Harga secangkir kopi US$ 10, karena sewa tempatnya sangat mahal sekali. Sampai akhirnya datang bantuan dari Pemerintah Jepang untuk mensubsidi operasi KIX agar mampu bersaing dengan International Airport lainnya diseantero Jepang.

Runway pertama dioperasikan tahun 1994 dengan 1001 problems telah membuat Tim Jepang sangat berpengalaman. Maka Jepang mulai membangun runway kedua. Pembangunan dimulai tahun 2003 dengan panjang runway 4000 meter. Tahun 2007 pembangunan runway kedua selesai. Kali ini yang dibangun hanya runwaynya saja, sedang gedung terminalnya ditunda.

Gedung terminal KIX berlantai 4 didesign oleh Renzo Piano Building Workshop, yang dimiliki oleh dua orang, Renzo Piano (Itali) dan Noriaki Okabe (Jepang). Gedung terminal ini terpanjang didunia yaitu 1,7 km. Perpindahan orang dan barang dilakukan dengan suatu sistim yang disebut Wing Shuttle.

Sebelum keluar dari KIX kami keliling dari lantai 1 ke lantai 2 dan berikutnya di gedung terminal dan setelah bermobil kami meminta ke pak sopir untuk berkeliling KIX agar bisa lebih menikmati dan mengagumi karya orang Jepang, Kansai International Airport. Saya sangat gembira karena banyak membaca di Jakarta sebelum berangkat ke Jepang, sehingga tahu dan membuktikan dengan mata sendiri bahwa KIX memang hebat. (bersambung)

lobby KIX, luar biasa bagus, bersih dan indah

lobby KIX, luar biasa bagus, bersih dan indah

Departure area

Departure area

KIX Interior, luar biasa indahnya

KIX Interior, luar biasa indahnya

Jepang (1) – mendarat di Kansai Osaka International Airport

July 7, 2009 by Gufron Sumariyono

Dengan naik Malaysian Airlines, kami transit di KL selama 2 jam lebih. Airport KL yang dulu lain dengan yang sekarang. Airport KL sekarang jauh bagus sekali, mirip seperti yang di Madrid Spanyol. Saya dan istri keliling meng-inspeksi ruangan yang ada, menikmati dan mengagumi hasil karya orang Malaysia . Dari terminal 1 pindah ke terminal 2 dengan mono rail yang bagus, yang tidak ada di Jakarta. Tempat untuk sholat maghrib dan Isa di lantai 2. Bersih dan sangat rapih, bukan surau seperti yang ada dikampung, kalau dinilai surau disini bintang 5.

Jam 00 pesawat MH tinggal landas menuju Osaka . Jenisnya Boeing 777 seri 200, masih baru, bisa muat 270 pax, dng speed Mach 0,84, (Boeing 747 speednya Mach 0,86) MAS punya 17 biji ada individual TV screen di kursi masing2. Pramugari2 nya multi ras, pengumuman menggunakan 3 bahasa Melayu,Inggris dan Jepang. Perjalanan dari KL ke Kansai Osaka lancar, menjelang subuh pesawat mendarat dengan mulus. Pemeriksaan di Kansai Airport Osaka ketat sekali, segala macam ditanyakan, mereka ingin tahu siapa saya ? Mengapa pergi ke Osaka ? Ada urusan apa? ditambah pemeriksaan di bea cukai, tas2 ini isinya apa ?

Kami keluar dari imigrasi dan diluar sudah menunggu staf Konjen RI. Kami disambut dengan udara Osaka yang sejuk, langit cerah, matahari baru mau muncul.

Kansai International Airport sering disingkat KIX, dibangun diatas “artificial island” ditengah teluk Osaka , dikelilingi oleh kota2 Sennan, Izumisano, Tajiri semuanya dibawah Pemda Osaka Prefecture . Airport lama yaitu Osaka International Airport , yang dekat kota Osaka sekarang dipakai untuk domestik. Ditahun 2006 KIX mendapat award “Skytrax” saking bagusnya bersama-sama Singapore Changi Airport , Hongkong International Airport dan Munich International Airport . Rangking dunia nomer 4.
Sebagai gambaran di tahun 2006 KIX memberangkatkan 116,475 pesawat, 60% internasional dan 40% domestik. Jumlah penumpang yang diangkut ada 16,7 juta orang.

Sejarah pembangunan Kansai airport dapat diceriterakan sebagai berikut. Tahun 1960 perdagangan di Tokyo maju pesat mengalahkan perdagangan di Osaka . Hal ini memicu Pemerintah jepang untuk menjaga agar perdagangan melalui Osaka harus tetap tinggi. Salah satu item yang dipikirkan adalah membangun International airport di Osaka yang baru, besar dan berkelas. Untuk mengembangkan Osaka Inernational Airport yang ada tidaklah mungkin karena dikelilingi oleh gedung pencakar langit dan sangat dekat dengan kota Itami dan Toyonaka yang rapat sekali penduduknya. Saking bisingnya dan gemuruh suara pesawat yang naik dan turun, para penduduk dikota sering melaksanakan protes keras ke pemda setempat. Ketika itu Jepang sedang menghadapi banyak protes dari para penduduk dan petani dengan adanya pembangunan Narita Internasional Airport , yang dibangun dibangun di Chiba Prefecture .

Revitalisasi Osaka , yang telah kehilangan basis ekonomi dan cultural dari Tokyo , memprioritaskan untuk membangun airport yang baru di Osaka . Hal ini sudah mutlak diperlukan. Tetapi dimana mau dibangun? Tadinya akan dibangun di dekat Kobe , tetapi pemerintah daerah Kobe dengan tegas menolak. Untuk membangun didaratan yang lain hampir tidak mungkin, pasti akan diprotes penduduk. Maka pilihannya jatuh di Teluk Osaka . (bersambung)

Kansai Airport dari satelit

Kansai Airport dari satelit

cengkeh

July 7, 2009 by Gufron Sumariyono

Saya teringat kejadian tahun 1993. Ada seorang insinyur pertanian, dosen IPB, yang mendapat beasiswa untuk belajar ke USA. Dia mau jual tanah di Panaruban, Segarahelang, Subang . Harganya sangat miring dan murah. Sejak membayar dan selama 10 tahun lebih saya tidak pernah mengurus tanah itu. Baru saya tengok lagi 2004 setelah saya pensiun dan masih ada. Ternyata didalam kebun itu sudah ada 74 pohon cengkeh yang ditanam pemilik lama. Selama ini oleh tetangga sebelah cengkeh itu dijual untuk membayar PBB nya. Kemarin 6 Juli 2009, kami ke tanah kami di Panaruban, Subang untuk menengok kebon kami sekaligus memanen cengkeh. Alhamdullilah. Sesuatu yang berharga yang tidak pernah saya urusin, tidak pernah peduli tiba-tiba menjadi peduli dan mau ngurusin cengkeh. Hidup memang aneh sekali.

cengkeh jenis maluku

cengkeh jenis maluku

ada 74 pohon cengkeh di kebun

ada 74 pohon cengkeh di kebun

dikelilingi pohon teh milik PTP XV Subang

dikelilingi pohon teh milik PTP XV Subang

pohon cengkeh

pohon cengkeh

santai

santai

Madrid, kota metropolitan yang modern

June 16, 2009 by Gufron Sumariyono

Madrid adalah ibukota dan kota terbesar di Spanyol. Terletak dibagian tengah Spanyol dan dilalui oleh sungai Manzanares. Penduduk Madrid kira-kira 3,5 juta jiwa. Semua bangsa ada di Madrid, kulit hitam, kulit putih, semua warna mata (biru, coklat, hijau), semua bentuk mata, semua warna rambut. Madrid suka disebut kota dengan seribu wajah.

Madrid Pza Cibeles

Madrid Pza Cibeles

exterior shop di madrid

exterior shop di madrid

disudut area pertokoan di madrid

disudut area pertokoan di madrid

otopet di madrid

otopet di madrid

Barajas airport di madrid

airport di madrid

Barajas airport di madrid

airport di madrid

Barajas airport di madrid

airport di madrid