Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa

Tahun 2004 Bapak Ary Ginanjar mendirikan Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa. Yayasan akan mengumpulkan wakaf tunai atau wakaf uang.

 

Ketua Umum pertama YWBNB adalah Syafi’i Antonio. Saya Direktur Eksekutif Yayasan, tanggung jawab mengelola kegiatan harian.

Niat mendirikan Yayasan Wakaf adalah takwa kepada Allah dan hanya mengharapkan ridho Nya. Rencananya semua wakaf tunai yang terkumpul akan diinvestasikan ke usaha yang halal dan produktif.

Prioritasnya mendirikan gedung Menara 165 yang terletak di jalan TB Simatupang. Gedung 25 lantai dan Convention centernya akan dioperasikan secara komersial. Training-training ESQ kan diselenggarakan di convention center. Dan usaha perkantoran akan diadakan di Menara 25 lantai.

Wakaf merupakan bentuk muamalah yang bersifat kebendaan yang sudah sangat lama dikenal, dan telah ada semenjak kehidupan bermasyarakat itu ada. Dalam Islam wakaf banyak tumbuh dan berkembang pada masa sahabat, terutama sekali semenjak pembangunan semenanjung Arab, seperti wakaf tanah perkebunan yang tersebar di Madinah, Makkah, Khaibar, Syam, Irak, Mesir dan Negara-negara Arab lainya. Mulai saat itu wakaf berkembang sangat pesat, sambutan dan pelaksanaan wakaf dari sahabat sangat besar, Jabir r.a. menyebutkan tidak seorang pun dari sahabat yang mempunyai kemampuan yang tidak ikut bewakaf (Az-Zuhali, 7599).

Di Indonesia, perkembangan wakaf juga berjalan seiring dengan berkembangnya dakwah Islam di Indonesia. Hal ini terbukti dengan banyaknya masjid dan pekuburan di atas tanah wakaf, baik sebelum masa penjajahan, masa penjajahan, maupun sesudah kemerdekaan. Perkembangan dan pengelolaan wakaf dilakukan secra tradisionil, akhirnya wakaf identik dengan tanah kosong, masjid dan tanah kuburan saja.

Wakaf yang dikelola oleh Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa adalah wakaf tunai dan wakaf2 tradisionil lain, kalau ada yang memberikan. Wakaf tunai atau wakaf annuqud adalah wakaf yang diberikan wakif untuk tujuan mengharapkan semata-mata ridha Allah.

Dana yang dikategorikan sebagai wakaf tunai ini akan diinvestasikan dibidang usaha yang halal dan produktif, sebagai modal abadi, agar dapat menghasilkan keuntungan dan keuntungan tersebut kemudian dimanfaatkan sesuai dengan tujuan wakaf. Antara lain membantu saudara2 kita yang masih hidup dalam kemiskinan, anak2 yang tidak mampu membiayai sekolahnya, membantu korban bencana alam yang silih berganti datang ketanah air tercinta. Ada banjir, ada gempa bumi, ada korban Lumpur sidoharjo, ada kebakaran dan terakir ada korban perang di jalur Gaza.

Wakaf tunai yang bersumber dari alumni ESQ, memberi kesempatan kepada setiap alumni ESQ untuk bersedekah jariah dan mendapatkan pahala yang tidak terputus tanpa harus menunggu menjadi kaya. Setiap alumni ESQ bisa berwakaf. Kami YWBNB telah menyiapkan gelang2 kupon2 wakaf dengan jumlah tertentu yang ditetapkan oleh pengelola wakaf sebagai patokan penerbitan Sertifikat Wakaf.

Ibadah solat mengajarkan kita untk senantiasa peduli. Kita ucapkan salam kekiri dan kekanan. Ucapan dan gerakan yang melatih kita untuk memberikan keselamatan pada orang sekitar, baik saudara, tetangga dikiri kanan kita. Kepedulian adalah salah satu bentuk hukum kekekalan energi. Energi tidak akan hilang, energi akan berubah bentuk. Energi peduli yang dikeluarkan seseorang akan kembali lagi kepada pemberinya.

Tahun 2006 saya dipercayai oleh pak Ary dan pengurus senior ESQ untuk mengelola YWBNB sebagai Ketua Umum Yayasan, mengganti pak Syafi’i Antonio sebagai Ketua Umum YWBNB. Bagi kami inilah ladang amal didunia. Kami siap bekerja. Kami optimis masih memiliki energi dan semangat untuk ikut berkontribusi menyelesaikan pembangunan Menara 165 yang sudah diikrarkan sebagai Pusat Gerakan Tujuh Budi Utama yang menganjurkan manusia untuk selalu peduli kepada orang lain. Dari Menara 165 para alumni ESQ akan menyebarkan semangat untuk mewujutkan Indonesia Emas di tahun 2020. Kami semua ingin menempa diri menjadi pribadi yang berkualitas bagai berlian yang tidak mudah retak. Kami siap menghilangkan rasa frustasi dan hilangkan putus asa yang akan menghancurkan masa depan.

Setiap tahun Laporan Keuangan YWBNB diaudit oleh Auditor Independen. Sebagai pertanggung jawaban pengurus kepada para waqif. Jumlah uang diterima dan dana yang telah diinvestasikan ke Menara 165 semua jelas terlihat di Laporan keuangan YWBNB yang telah diaudit oleh Auditor. Sampai saat ini semua pengurus bekerja secara profesional. Kegiatan menggunakan dana diawasi dengan ketat oleh steering committee YWBNB.

Pak Ary menjelaskan dalam kesempatan tausyiahnya bahwa umat Islam saat ini, khususnya di Indonesia sudah kehilangan rasa percaya diri, kehilangan kebanggaan dan kehilangan jati diri sebagai muslim. Spirit mereka harus segera dipulihkan dan diperbaiki. Spirit mereka harus segera dikembalikan ke rasa optimis. Allah akan memberikan apa yang dipikirkan oleh umatnya. Kalau optimis, maka umat akan bekerja sekuat tenaga, sebaik-baiknya, dan sisanya serahkan kepada Yang Maha Kuasa.

Gedung Menara 165 ini dikelola secara profesional, akan menghasilkan keuntungan. Keuntungan itulah yang menjadi sumber dana untuk CSR dari grup ESQ. Menyantuni dan membantu kaum marginal seperti yatim, fakir dan dhuafa, akan mengembalikan rasa percaya diri umat Islam. Semoga setelah menara 165 selesai dibangun, ESQ mulai memikirkan untuk membangun lembaga pendidikan bagi calon pemimpin bangsa yang berakhlak 165 dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas. Amin.

Gedung Menara 165 mulai dibangun Mei 2006. Dan alhamdullilah, pembangunan mulai terlihat progressnya.

16 mei 2012, gedung Menara 165 diresmikan. Butuh waktu 6 tahun untuk menyelesaikan gedung 25 lantai. Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa adalah pemegang saham terbesar dari PT Ghra Menara 165. Keuntungan yang dihasilkan akan dipakai untuk kegiatan CSR dari ESQ. Semoga Allah meridhoi kita.
Telah terpancang tulisan Allah dipuncak Menara 165. Simbol bahwa kita meninggikan Sang Maha Pencipta diatas segala-galanya. Krisis bangsa Indonesia akan berakhir kalau Sila ke-1 yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa diutamakan, di nomorsatukan dan dilaksanakan. Alumni ESQ optimis dan akan selalu mengajak bangsa Indonesia optimis. Indonesia yang berkarakter Emas akan tercapai.
Download: Laporan Keuangan 2011 dan 2012 (pdf)

http://esq-news.com/pariwara/menara165/wakaf/LAPORAN_KEUANGAN_YWBNB_2010-2011.pdf

About these ads

About Gufron Sumariyono

Born in Pati, Central Jawa on Nov 5, 1945. Retired in 2004. Joined ESQ group. Executive of LK ESQ and Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa. Believe in the Islamic Socio Economic Concept.
This entry was posted in wakaf and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s