Minum teh (2)

Cara pembuatan teh :
– Pembuatan tehh hijau. Daun teh yang mau dijadikan teh hijau dihentikan proses fermentasinya dengan pemanasan Cara ini dilakukan dengan melewatkan daun daun teh segar pada silinder panas sekitar 5 menit. Atau bisa juga dengan proses steaming, yaitu dengan melewatkan daun pada uap panas bertekanan tinggi untuk beberapa saat.. Menurut proses teh hijau Sosro, setelah didinginkan daun teh digulung dengan mesin jackson untuk memecah sel daun teh, tetapi diusahakan daun teh sedapat mungkin tidak remuk hanya tergulung saja. Tujuan dari proses ini adalah untuk mendapatkan rasa daun yang lebih sepet. Setelah itu baru dilakukan pengulangan proses pengeringan lagi untuk menurunkan kadar airnya. Cara tradisional Jepang dengan menggunakan uap atau cara tradisional Tiongkok dengan menggongseng di atas wajan panas, agar kadar airnya menurun dan menjadi tehh hijau kering seperti yang kita kenal.
– Teh hijau wangi melati : untuk membuat tehh wangi melati, saya sebut tehh hijau wangi melati atau camomile (Matricaria recutita), proses fermentasinya singkat hanya 2-3 hari. Bahan dasar yang digunakan adalah teh hijau dan bunga melati/camomile. Teh hijau tersebut dikeringkan kembali dan menghasilkan teh yang berwarna coklat kehitaman yang dalam situs tersebut disebut sebagai Coi-coi. Kemudian Coi-coi tersebut dilembabkan kembali dengan menambah kadar air sekitar 20%. Kemudian teh ditebarkan bersama-sama dengan bunga melati untuk proses pewangian. Kalau proses chinese jasmine tea, melati tidak dicampur, melainkan disimpan bersama-sama teh dalam satu ruangan hingga bunga melati layu dan diganti lagi dengan bunga baru. Proses penggantian bunga dilakukan hingga 5-7 kali. Setelah proses pewangian selesai, teh dikeringkan kembali untuk menurunkan kadar airnya. Itulah sebabnya kenapa teh hijau wangi melati / wangi camomile warnanya hitam, sehingga sering dikira sebagai teh hitam.
– Teh hitam atau teh merah : pada proses pembuatan the hitam, bahan dasarnya sama yaitu tehh segar dan dilakukan pengeringan awal dengan menghembuskan angin pada kotak pelayuan. Setelah daun2 layu dilakukan proses berikutnya yaitu memecah daun teh dengan tujuan agar proses fermentasi terjadi secara merata. Pemecahan daun teh, kalau dengan sistim Orthodox dilakukan dengan proses penggilingan, sedangkan sistim CTC (curl tear crush) daun teh dipotong-potong dengan mesin pisau pemotong. Daun teh dibiarkan teroksidasi secara penuh sekitar 2 minggu hingga 1 bulan. Teh hitam merupakan jenis teh yang paling umum di Asia Selatan (India, Sri Langka, Bangladesh) dan sebagian besar negara-negara di Afrika seperti: Kenya, Burundi, Rwanda, Malawi dan Zimbabwe.
Apakah itu berarti teh hijau tersebut bisa berubah menjadi teh hitam? Menurut saya tidak. Yang berubah hanya warna daun teh keringnya. Aroma dan rasa tehh hijau tidak akan sama dengan teh hitam yang telah mengalamai full fermentasi. Hanya untuk kualitas rasa dan aroma dari teh hijau tersebut sudah mengalami reduksi. (bersambung)

Teh itu sangat eksotik dan menarik. Banyak sekali ragam keunikan serta sejarahnya. Mirip dengan anggur atau wine. Ini yang membuat saya jatuh hati dengan teh, soalnya saya nggak bisa minum wine.
Harga teh itu sangat bervariasi, ada yang sangat mahal sekali, seperti teh hitam. Salah satu teh yang mahal namanya teh Darjeeling dari India. Tehh Darjeeling adalah tehh hitam yang dibuat dari daun teh yang berasal dari perkebunan teh di daerah Darjeeling Bengal Barat, India, sehingga mendapat julukan “The Champagne of Tea’s (sampagne-nya tehh)
Air seduhan teh Darjeeling berwarna terang dengan aroma yang lebih harum dibandingkan jenis teh hitam lain. Teh ini sering diminum begitu saja tanpa tambahan gula atau susu. Perbedaan suhu udara antara panas dan dingin yang tajam di daerah pegunungan tinggi Darjeeling menghasilkan teh dengan aroma yang sangat harum. Teh Darjeeling terbaik dan termahal diberi nama oleh para penikmat teh sebagai “muscatel”, karena aroma wangi yang “manis” khusus mirip seperti anggur muskat. Tehh seperti ini sangat disukai di Inggris.
Manfaat teh hijau lebih tinggi dibandingkan dengan teh hitam. Ini ditunjukkan polifenol teh hijau yang jauh lebih berperan untuk mencegah terjadinya kanker dibandingkan polifenol teh hitam. Senyawa polifenol dapat berperan sebagai penangkap radikal bebas hidroksil sehingga tidak mengoksidasi lemak, protein dan DNA dalam sel. Radikal bebas yang berasal dari berbagai makanan awetan dan polusi udara merupakan musuh utama kesehatan, kecantikan dan penuaan dini seperti cepat keriput dan noda hitam pada kulit. Kemampuan polifenol menangkap radikal bebas, 100 kali lebih efektif dibandingkan vitamin C dan 25 kali lebih efektif dari vitamin E.
Hal yang sama juga terjadi pada LDL, kolesterol yang berbahaya bagi tubuh. Katekin dan theflavin membantu menyingkirkan radikal bebas sehingga tak memiliki kesempatan mengoksidasi LDL yang dapat membentuk plak pada dinding arteri, yang menjadi penyebab arterosklerosis. Antioksidan yang ada dikandungan teh dapat memperlancar arteri mengirim darah yang penuh gizi ke jantung dan ke seluruh tubuh.
Selain itu, kandungan epigalo-katekin dan epigalo-katekin-galat pada the hijau dapat menghambat aktivitas enzim yang mengatur tekanan darah dan dapat membantu mengurangi penyerapan vitamin B1 yang mengakibatkan berkurangnya aktivitas metabolisme gula sehingga berat badan bisa turun. Maka dengan mengkonsumsi teh secara teratur, 3- 4 gelas setiap hari, dapat menstimulasi terjadinya penurunan tekanan darah dan membantu menormalkan tekannan darah. (bersambung)

About Gufron Sumariyono

Born in Pati, Central Jawa on Nov 5, 1945. Retired in 2004. Joined ESQ group. Executive of LK ESQ and Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa. Believe in the Islamic Socio Economic Concept.
This entry was posted in health and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s