Hanoi (6) – bakso di pesta kbri hanoi

Natalan & Thn Baru di KBRI Hanoi

Natalan & Thn Baru di KBRI Hanoi

bakso

Hari Sabtu 20 Desember 2008, jam 1900 ada pertemuan masyarakat Indonesia di ruang serba guna di KBRI di Hanoi, untuk merayakan natal dan menyambut tahun baru 2009. Sorenya ada kebaktian yang dimulai jam 17 sore. Selesai kebaktian natal oleh kaum Kristen dan katholik Indonesia di Hanoi, Hari Sabtu 20 Desember 2008, jam 1900 ada pertemuan masyarakat Indonesia di ruang serba guna di KBRI di Hanoi, untuk merayakan natal dan menyambut tahun baru 2009. Sorenya ada kebaktian yang dimulai jam 17 sore. Selesai kebaktian baru kami-kami yang muslem masuk ruangan. Yang hadir kira2 100 orang. Sebagai tuan dan nyonya rumah adalah adikku berdua. Berita akan adanya makan-makan dan kumpul2 sudah disebar seminggu sebelumnya, persiapan pun dilakukan selama seminggu. Serba mendadak. Termasuk pesanan bakso dari adikku yang mendadak, yang saya terima sehari sebelum saya berangkat. Merk baksonya Monalisa belinya di Pasar Senin. Saya membawa 400 bakso dan istri saya membawa 200. Total 600 bakso sapi dan bakso ikan, beruntung masih keburu, saya datang dua hari sebelum pertemuan masyarakat Indonesia Vietnam.

Bakso yang saya bawa dari Jakarta menjadi primadona makanan malam itu. Mangkok dari foam yang kecil yang disediakan hanya muat 4 – 5 bakso, tetapi hampir setiap orang nambah dua kali bahkan ada yang nambah sampai tiga kali. Enak, kata mereka2, enak sekali dan sudah lama tidak makan bakso. Menurut Ester, travel agen asal Jakarta yang kawin dengan laki2 Malaysia dan kerja di Hanoi, dia mengusulkan kalau pak Guron mau bisa membuka warung bakso ikan di Hanoi pasti laku. Karena belum ada yang jual bakso ikan di Hanoi. Bakso sapi Hanoipun masih kalah enaknya dibandingkan dengan bakso dari Jakarta. Kalau mau, kata Ester, ada tempat didekat kantor dia (kantor travel) yang bisa disewa. Pasti laku.. hehehe bisnis opportunity yang datang mendadak.

Saya ketemu 10 orang JAPFA, yang bekerja di pabrik makanan ternak dan di peternakan babi dan ayam. Potongan orang2nya bukan orang kantoran, bukan orang yang tinggal dikota. Selama di Vietnam, mereka tinggal dan bekerja di pabrik makanan ternak Japfa diluar kota Hanoi, jauh sekali. Membutuhkan waktu 2 – 3 jam perjalanan. Begitu mendengar akan ada makan2 dan kumpul2 di KBRI, langsung mereka masuk kota Hanoi. Mereka tidak menyangka ada bakso, maka bakso lah yang diserbu duluan. Ngambilnya .. masya Allah, mangkok itu sampai penuh2, dan nambah dua kali. Selesai bakso ngambil makanannya nasi dan lauk pauk pun tidak tanggung-tanggung, mirip gunung Merapi mau meletus, lancip sekali. Ada sate ayam, ada rendang jawa, ada mie goreng dan ada sayur labu siyem. Dalam sekejap ludes. Waktu berbincang-bincang dengan mereka, baru saya tahu kalau mereka itu sudah lama tidak pulang, sudah lama merindukan masakan Indonesia seperti di KBRI. Umumnya datang dari Jawa Timur. Minumannya wedang jahe pun laku keras. Waktu mereka disuruh menyanyi di depan tidak ada seorangpun yang bersedia.

Saya ketemu juga dua orang yang bekerja di pertambangan batubara milik Robby Sumampauw. Kalau dua bapak yang masih muda ini memang potongan orang kantoran, rapi bersih, sopan dan murah senyum. Mau diajak bicara. Lebih tertip dalam makan, karena mereka sering pulang ke Jakarta.

Ketua masyarakat Indonesia di Hanoi kerjanya di Daihatsu, orang Batak, namanya pak David. Dia lebih aktif, dia nyanyi lagu natal dua lagu, dia lalu nyanyi karaoke dua lagu. Orangnya sudah berumur kira2 50 tahun mungkin lebih. Menurut staf KBRI, penjualan mobil2 Daihatsu made in Indonesia seret, kurang populer. Mobil Toyota Innova buatan Astra lebih populer. Malam itu yang dari Toyota tidak muncul di KBRI di Hanoi. Orang yang kerja di Ciputra Real Estate tidak seorangpun yang muncul. (bersambung) Foto2.

About Gufron Sumariyono

Born in Pati, Central Jawa on Nov 5, 1945. Retired in 2004. Joined ESQ group. Executive of LK ESQ and Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa. Believe in the Islamic Socio Economic Concept.
This entry was posted in jalan2 ke luar negeri and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s