Casablanca (2) – kota eksotik nan antik.

Hotel kami terletak dikota tua Casablanca, kota terbesar di Maroko. Kota tua Casablanca, memiliki komplek pertokoan yang bangunannya berwarna putih, dengan tiang-tiang yang berderet. Sesuai dengan nama Arabnya ; ad Dar al Baidha. Kota yang dipadati oleh gedung-gedung putih.

hotel Royal Mansur

hotel Royal Mansur

musik tradisionil

musik tradisionil

kota tua

kota tua

Aku senang menelusuri kawasan ini. Sudut-sudut eksotisnya, hampir tak pernah luput dari jepretan kamera. Saya tak peduli para pedagang yang menawarkan pernik2 produk Maroko.

pernik pernik cinderamata

pernik pernik cinderamata

Berjalan menjelajahi kota tua Casablanca, seolah berkunjung ke masa silam. Seakan-akan menemukan sebuah perjalanan sejarah Islam di Afrika Utara, yang telah terhenti. Bangunan kuno dengan deretan tiang, serta rumah peninggalan masa abad pertengahan Islam mewarnai secara mencolok. Sulit dipercaya, bahwa kawasan eksotik nan antik ini berada di tengah-tengah gemerlap metropolitan Casablanca.

Para turis berlalu lalang, sesekali, ada bapak-bapak tua berjubah putih khas Maroko ; jubah dengan tutup kepala, seperti jas hujan. Di tengah teriakan para penjaja barang serta irama oud, gitar Arab yang dimainkan oleh para artis amatiran yang duduk di emperan-emperan toko.

Ada alun-alun yang berada di dekat Masjid lama, di situ para pejalan kaki, pedagang kaki lima, serta para penyaji berbagai atraksi, berkumpul hingga keadaan hiruk-pikuk.
Suara teriakan, obrolan, nyanyian, berbaur dengan tabuhan bermacam-macam alat musik pengiring aneka ragam pertunjukan. Denting mandolin dan tabuhan gendang rebana meriah. Disitu ada sulap, akrobat, badut, dan banyak lagi. Semuanya menarik untuk ditonton, sambil menunggu azan magrib tiba.

Para penyaji atraksi “seni rakyat” tersebut, penduduk asli Casablanca dan kota-kota lain di Maroko, seperti Rabat, Makaresh. Tapi juga dari luar negeri. Antara lain; Senegal, Mauritania, Nigeria, Tunisia, Aljazair. Pokoknya multietnis dan multibangsa.Yang paling banyak mendapat perhatian adalah tukang sulap. Menggunakan tambang katun, rotan, ular kobra hidup dan peti kayu tertutup kain hitam.

Ah, Casablanca memang mempesona….!

di alun alun

di alun alun

sayur untuk export

sayur untuk export

Bu Zubaidah dan BungaPak Gufron mau beli buah apa... Pernak-pernik Cinderamata-1a Pernak-pernik Cinderamata-2 Pernak-pernik Cinderamata-3a Pernak-Pernik Cinderamata-4 Pernak-pernik Cinderamata-5

About Gufron Sumariyono

Born in Pati, Central Jawa on Nov 5, 1945. Retired in 2004. Joined ESQ group. Executive of LK ESQ and Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa. Believe in the Islamic Socio Economic Concept.
This entry was posted in agama, jalan2 ke luar negeri and tagged , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Casablanca (2) – kota eksotik nan antik.

  1. ibnmaknun says:

    wah sekali-kali mampir ke yaman pak, ada pulau suqutro disini yg
    tdk kalah indahnya, ada jg kota budaya islam yg dinobatkan oleh ISESCO untuk kota Tarim di tahun 2010 ini…
    salam silaturahmi pak

    • Gufron Sumariyono says:

      salam silaturahmi juga.
      insya Allah nanti trip ke tanah suci yad, akan mampir ke Yaman.
      pak ibnmaknun tinggal dimana?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s