Andalusia(2)-Thariq bin Ziyad penakluk Andalusia

Andalusia pernah dikuasai dan diperintah orang muslim selama 7 abad, dimulai dari abad 7 M sampai abad 13 M. Andalusia ditaklukkan dan direbut pasukan Islam, saat masa jayanya Thariq bin Ziyad melalui bukit Gibraltar.

Thariq bin Ziyad yang sangat terkenal dengan pidatonya saat mulai pertama sekali menaklukkan Spanyol, berpidato didepan sekitar 7.000 prajurit muslim, sebagian besar dari mereka adalah bangsa Moor dari Maroko :

” Wahai saudara-saudaraku, lautan ada dibelakang kalian, musuh ada didepan kalian, kemanakah kalian akan lari?

Demi Allah yang kalian miliki adalah kejujuran dan kesabaran. Ketahuilah, dipulau ini, kalian lebih terlantar dari pada anak-anak yatim yang ada dilingkungan orang-orang yang hina. Musuh kalian menyambut dengan pasukan bersenjata. Kekuatan mereka sangat besar, sementara kalian tanpa perlindungan selain pedang-pedang kalian, tanpa kekuatan selain dari barang-barang yang kalian ambil dari tangan musuh kalian.

Seandainya hari ini, kalian masih sengsara, maka kalian harus mengadakan perubahan yang berarti. Agar nama baik kalian tidak akan hilang. Hapuskan dan hilangkan rasa takut, dan ganti dengan percaya diri dan berani. Kita bikin musuh ketakutan. kita bikin musuh ciut nyalinya. Oleh karena itu pertahankanlah jiwa yang ada pada kalian”.

Pidato yang berapi-api itu, mengobarkan semangat yang maha hebat kepada pasukan muslim yang berjumlah 7.000 tentara. Keberanian tentara muslim mampu menjadikan nyali musuh yang kononnya berjumlah 25.000 dengan senjata lengkap, menjadi ciut dan takut.

”Kita datang ke sini tidak untuk kembali. Kita hanya punya pilihan,menaklukkan negeri ini dan menetap di sini, atau kita semua syahid”.

Tariq menghunus pedangnya, dan menyatakan bahwa setiap negeri kepunyaan Allah adalah kampung halaman kita.

Thariq memerlukan waktu 2 tahun untuk mengusir tentara musuh Visigoth yang kristen yang dipimpin Roderick. Mereka telah menjajah Andalusia berabad-abad dan membuat rakyat Andalusia sengsara karena mereka berbuat semena-mena.

Thariq memecah pasukannya menjadi 4 kelompok, dan menyebarkan mereka ke Cordoba, Malaga, dan Granada. Sedangkan dia sendiri bersama pasukan utamanya menuju ke Toledo, ibukota Sepanyol. Semua kota-kota itu menyerah tanpa perlawanan sukar. Kecepatan gerak dan kehebatan pasukan Thariq ini berhasil melumpuhkan pasukan tentera bangsa Gothik. Bahkan Raja Roderick sendiri awal-awal telah tewas di sungai Barbate. Kemenangan Thariq yang luar biasa ini, menjatuhkan semangat orang-orang Sepanyol dan semenjak itu mereka tidak berani lagi menghadapi tentara Islam secara terbuka.

Rakyat Sepanyol yang telah sekian lama tertindas dengan penjajahan bangsa Gothik, mengalu-alukan kedatangan tentera Muslimin. Perilaku dan akhlak Thariq dan orang-orang Islam bangsa Moor begitu mulia menyebabkan disayangi oleh bangsa-bangsa yang ditaklukkannya.
Penaklukkan Sepanyol oleh orang-orang Islam hanya membutuhkan waktu 7 tahun. Selanjutnya Spanyol dijajah oleh orang Islam selama 700 tahun. Luar biasa. Hal ini mendorong timbulnya revolusi sosial di mana kebebasan beragama benar-benar diakui. Ketidak toleransi dan penganiayaan yang biasa dilakukan orang-orang Kristian dan bangsa Eropah telah digantikan oleh toleransi yang tinggi dan kebaikan hati yang luar biasa.

Keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu, sehingga jika tentara Islam yang melakukan kekerasan akan dikenakan hukuman berat. Tidak ada harta benda atau tanah milik rakyat yang disita. Orang-orang Islam memperkenalkan sistem perpajakan yang sangat jitu yang dengan cepat membawa kemakmuran di semenanjung itu dan menjadikan negeri teladan di Barat. Orang-orang Kristian dibiarkan memiliki hakim sendiri untuk memutuskan perkara-perkara mereka. Semua komunitas mendapat kesempatan yang sama dalam pelayanan umum.

Luar biasa…

buku Thariq bin Ziyad

buku Thariq bin Ziyad

kapal dibakar agar lebih bersemangat

kapal dibakar agar lebih bersemangat

About Gufron Sumariyono

Born in Pati, Central Jawa on Nov 5, 1945. Retired in 2004. Joined ESQ group. Executive of LK ESQ and Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa. Believe in the Islamic Socio Economic Concept.
This entry was posted in agama, jalan2 ke luar negeri, politik and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s