Andalusia(3) – Parque De Las Ciencias & Planetarium, di Granada.

Mengunjungi Parque De Las Ciencias & Planetarium, di Granada. Pengunjung yang datang ke musem ilmiah dan planetarium sebagian besar para pelajar. Pertunjukan planetarium persis sama dengan planetarium di Taman Ismail Marzuki di Cikini, yang dibangun zaman Gubernur Ali Sadikin ditahun 1970-an. Jasa pak Ali Sadikin sangat besar sekali dalam dunia astronomi.

pelajar Spanyol

pelajar Spanyol

Dalam area yang sama juga ada museum, yang terbagi tiga. Pertama tentang penemuan2 ilmiyah oleh ilmuwan Islam dizaman Islam masih menguasai Spanyol. Kedua penemuan ilmiah ilmuwan sesudah Islam, seperti Einstein. Ketiga berbagai inovasi karya ilmuwan Spanyol. Ada maket kota Granada, ada berbagai alat fisika, alat astronomi, alat kimia. Ilmuwan Islam dizaman Islam, diakui sebagai penemu awal semua bidang ilmu antara lain , ilmu fisika, ilmu kedokteran, ilmu matematika, ilmu astronomi. Guide yang menjelaskan kepada rombongan kami seorang cewek asal Swiss, DR Nadia, sarjana S-3 dibidang antrophologi, beragama Katholik. Cewek ini sangat memuji ilmuwan Islam dan sangat menghargai jasa2 ilmuwan Islam. Selama 20 menit dia menjelaskan pembangunan kota Granada, yang luar biasa, banyak hal-hal fisika yang diterapkan dikota itu. Dan itu terjadi di abad 10-13 M. Bekas2nya masih ada seperti kincir air raksasa, jembatan ‘Roman Bridge’, sistim drainage di Granada, sistim pengaliran air minum, jalan dikota, lorong2 yang ilmiah dan lain2. Waktu itu Eropa masih dilanda kegelapan dan orang Eropa masih primitip. Orang2 Eropa mengirim bangsawan2nya ke Greanada, Cordoba, Sevila untuk belajar ilmu pengetahuan. Lalu mereka pulang mendirikan universitas di Perancis, di Inggris dan di jerman. Buku2 ilmiah karya ilmuwan Islam lalu diterjemahkan kedalam bahasa mereka. Ilmu pengetahuan dikembangkan di Eropa dan hasilnya maju sekali. Ilmu pengetahuan tidak dikembangkan oleh orang Islam, dan hasilnya tidak ada. Sayang sekali.

Peninggalan Islam

Peninggalan Islam

Peninggalan Ilmiah Zaman Keemasan Islam di Spanyol

Peninggalan Ilmiah Zaman Keemasan Islam di Spanyol

  di Granada, Spanyol

03b toledo 03b1 toledo 06a1

About Gufron Sumariyono

Born in Pati, Central Jawa on Nov 5, 1945. Retired in 2004. Joined ESQ group. Executive of LK ESQ and Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa. Believe in the Islamic Socio Economic Concept.
This entry was posted in jalan2 ke luar negeri, pendidikan and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s