Andalusia (6) – Toledo, kota kuno yang dibangun orang Islam.

Di Toledo kami mengunjungi di Toledo San Marthin, Moorish Bridge, Puerta Del Sol dan Chrito de La Luz.

– di San Martin saya melihat tembok dan gedung2 kuno yang dibangun waktu masa islam masih jaya, abad 10 M. Ada lorong yang sempit, lebar 1m – 2m, bersih lantai dan tembok2nya, dihias pot-pot bunga ditembok. Banyak turis datang. Ada toko jualan pernik-pernik Toledo terletak dilorong, sebagian ruangan/rumah memang difungsikan untuk menyenenagkan turis-turis. Kesanku kepedulian pemerintah Toledo memang luar biasa, kebersihan dan kenyamana nomer satu, dan turis-turis harus dibuat nyaman.

 

lorong San Martin di Toledo

lorong Toledo

– Moorish Bridge adalah jembatan kuno yang dibangun abad 10 M, ketika islam masih jaya di Spanyol. Dipelihara, dibersihkan dan nampak masih kokoh kuat dan tinggi sekali dari permukaan sungai. Batu bata tembok yang dipasang mirip batu bata yang dipasang di desa Kedaton Bantul, Yogya, ukurannya besar, keras dan nampak dibakar dengan matang. Tidak istimewa.

Jembatan dibangin muslim di abad 10M. Kokoh sekali

Jembatan dibangin muslim di abad 10M. Kokoh sekali

– di Puerta del Sol saya melihat, ada ratusan rumah dibangun dipuncak bukit yang terpisah seperti pulau kecil, diapit dan dikelilingi oleh sungai Tagus. Arsitekur nya semuanya mirip rumah2 di Medinah kuno, menandakan peradaban Arab pernah singgah disini. Disini banyak tinggal orang blacksmith, yang dulu ahli membuat senjata untuk berperang, terutama pedang yang besar, panjang dan berat.

kota kuno

kota kuno

foto kenangan

foto kenangan

foto rombongan tur

foto rombongan tur

– di Christo de la Luz saya masuk blusukan di lorong-lorong sempit, seperti labirin, diapit oleh gedung bertingkat 4 atau 5 dengan tembok-tembok yang kuno tetapi nampak bersih. Dari jauh mengingatkan akan kota Salzburg. Tetapi setelah masuk seperti Venice. Kesannya amat semrawut. Inilah lorong dan perkampungan yang dibangun orang muslim. Jalannya dipasang batu-batuan warna hitam, batu bulat2 yang dipungut dari sungai-sungai. Ada beberapa mushola kuno(tidak digunakan), tetapi nampak bersih. Ada mushola yang gambar langit-langitnya dilukisi wajah Jesus. Tempat imam berkotbah dilukisi dengan gambar Maria mengendong Jesus kecil. Mushola-mushola itu hanya untuk pajangan biar bisa dilihat turis, sudah tidak dipakai untuk beribadat.

lorong di Christo de LaLuz

lorong di Christo de LaLuz

lorong Christo de LaLuz

lorong Christo de LaLuz

patung Jesus di Christo de LaLuz

patung Jesus di Christo de LaLuz

plakat di Toledo

plakat di Toledo

Dahulu ada 100 mushola, sekarang tinggal beberapa

Dahulu ada 100 mushola, sekarang tinggal beberapa

Maria dan Jesus di bagian mihrab

Maria dan Jesus di bagian mihrab

Delapan hari lamanya saya di Maroko dan Andalusia, menyaksikan bekas peninggalan bangunan-bangunan yang megah, indah, artistik, elok dan kuat yang dibangun di abad 7 M sampai abad 13 M oleh orang2 muslim di Maroko dan Spanyol.

Tujuh abad lamanya peradaban islam di Spanyol maju dengan pesat, dari abad 7 M sampai 13 M. Dan tujuh abad berikutnya islam mundur dan sebaliknya peradaban barat maju lebih pesat, dari abad 14 M sampai abad 20 M, melewati islam.

Ada keyakinan bahwa tujuh abad berikutnya, giliran islam lagi yang maju dan kami yakin akan dimulai di Asia Tenggara di Malaysia-Indonesia.

About Gufron Sumariyono

Born in Pati, Central Jawa on Nov 5, 1945. Retired in 2004. Joined ESQ group. Executive of LK ESQ and Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa. Believe in the Islamic Socio Economic Concept.
This entry was posted in jalan2 ke luar negeri and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s