Jepang (1) – mendarat di Kansai Osaka International Airport

Dengan naik Malaysian Airlines, kami transit di KL selama 2 jam lebih. Airport KL yang dulu lain dengan yang sekarang. Airport KL sekarang jauh bagus sekali, mirip seperti yang di Madrid Spanyol. Saya dan istri keliling meng-inspeksi ruangan yang ada, menikmati dan mengagumi hasil karya orang Malaysia . Dari terminal 1 pindah ke terminal 2 dengan mono rail yang bagus, yang tidak ada di Jakarta. Tempat untuk sholat maghrib dan Isa di lantai 2. Bersih dan sangat rapih, bukan surau seperti yang ada dikampung, kalau dinilai surau disini bintang 5.

Jam 00 pesawat MH tinggal landas menuju Osaka . Jenisnya Boeing 777 seri 200, masih baru, bisa muat 270 pax, dng speed Mach 0,84, (Boeing 747 speednya Mach 0,86) MAS punya 17 biji ada individual TV screen di kursi masing2. Pramugari2 nya multi ras, pengumuman menggunakan 3 bahasa Melayu,Inggris dan Jepang. Perjalanan dari KL ke Kansai Osaka lancar, menjelang subuh pesawat mendarat dengan mulus. Pemeriksaan di Kansai Airport Osaka ketat sekali, segala macam ditanyakan, mereka ingin tahu siapa saya ? Mengapa pergi ke Osaka ? Ada urusan apa? ditambah pemeriksaan di bea cukai, tas2 ini isinya apa ?

Kami keluar dari imigrasi dan diluar sudah menunggu staf Konjen RI. Kami disambut dengan udara Osaka yang sejuk, langit cerah, matahari baru mau muncul.

Kansai International Airport sering disingkat KIX, dibangun diatas “artificial island” ditengah teluk Osaka , dikelilingi oleh kota2 Sennan, Izumisano, Tajiri semuanya dibawah Pemda Osaka Prefecture . Airport lama yaitu Osaka International Airport , yang dekat kota Osaka sekarang dipakai untuk domestik. Ditahun 2006 KIX mendapat award “Skytrax” saking bagusnya bersama-sama Singapore Changi Airport , Hongkong International Airport dan Munich International Airport . Rangking dunia nomer 4.
Sebagai gambaran di tahun 2006 KIX memberangkatkan 116,475 pesawat, 60% internasional dan 40% domestik. Jumlah penumpang yang diangkut ada 16,7 juta orang.

Sejarah pembangunan Kansai airport dapat diceriterakan sebagai berikut. Tahun 1960 perdagangan di Tokyo maju pesat mengalahkan perdagangan di Osaka . Hal ini memicu Pemerintah jepang untuk menjaga agar perdagangan melalui Osaka harus tetap tinggi. Salah satu item yang dipikirkan adalah membangun International airport di Osaka yang baru, besar dan berkelas. Untuk mengembangkan Osaka Inernational Airport yang ada tidaklah mungkin karena dikelilingi oleh gedung pencakar langit dan sangat dekat dengan kota Itami dan Toyonaka yang rapat sekali penduduknya. Saking bisingnya dan gemuruh suara pesawat yang naik dan turun, para penduduk dikota sering melaksanakan protes keras ke pemda setempat. Ketika itu Jepang sedang menghadapi banyak protes dari para penduduk dan petani dengan adanya pembangunan Narita Internasional Airport , yang dibangun dibangun di Chiba Prefecture .

Revitalisasi Osaka , yang telah kehilangan basis ekonomi dan cultural dari Tokyo , memprioritaskan untuk membangun airport yang baru di Osaka . Hal ini sudah mutlak diperlukan. Tetapi dimana mau dibangun? Tadinya akan dibangun di dekat Kobe , tetapi pemerintah daerah Kobe dengan tegas menolak. Untuk membangun didaratan yang lain hampir tidak mungkin, pasti akan diprotes penduduk. Maka pilihannya jatuh di Teluk Osaka . (bersambung)

Kansai Airport dari satelit

Kansai Airport dari satelit

About Gufron Sumariyono

Born in Pati, Central Jawa on Nov 5, 1945. Retired in 2004. Joined ESQ group. Executive of LK ESQ and Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa. Believe in the Islamic Socio Economic Concept.
This entry was posted in jalan2 ke luar negeri and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s