USA (2) Hollywood dan Studio Universal

Hollywood itu dikuasai jaringan Yahudi Amerika Serikat, yang bukan hanya sekadar membuat film dan mendatangkan uang yang banyak, dengan biaya yang besar, tetapi ada misi ideologisnya. Ideologis adalah mempromosikan The American Dreaming ke seluruh umat manusia. Apa itu ? Yaitu : Kebebasan, kebebasan, dan kebebasan. Itulah makna Liberalisme.
Di dalam benak dan pikiran orang banyak, kebebasan yang digaungkan Hollywood tentu amat positif. Kebebasan untuk berekspresi, kebebasan untuk berbicara, untuk berkreasi, bebas untuk berpikir, dan sebagainya. Kebebasan itu adalah sekadar kedok bagi liberalisme absolut yang menempatkan akal manusia pada kekuasaan mutlak.
Itulah yang saya lihat di Hollywood. Diharapkan kita jangan menelan mentah-mentah paradigma Hollywood seperti itu Tidak ada batas agama, tidak ada rambu moral, tidak ada spiritual. Berbahaya. Pendiri Hollywood telah sukses, yakni membuat seluruh manusia di bumi ini terseret dalam arus liberalisme. Barang busuk dibungkus dengan sangat warna warni dan bagus.
Saya ke Chinese Theatre, melihat telapak tangan dan kaki dari bintang film terkenal. Saya seharian berada di Universal Studios, melihat berbagai hasil kreatif manusia. Memang hebat, memang bagus, memang mengagumkan sekali dan memang mampu membuat hati manusia tua, muda, anak-anak, lali-laki. wanita segala ras, segala agama merasa senang.
Selama di Los Angeles kami menginap di Pasadena Hilton Hotel. Saya terkenang kepada ibu Bustanil Arifin yang memimpin grup Karnaval Bunga di Pasadena, yang diselenggrakan setiap tahun. Sudah menjadi tradisi di Pasadena bahwa pada tanggal 1 Januari diadakan Karnaval Bunga (Rose Parade) yang dipamerkan sepanjang jalan Colorado Blvd di Pasadena, Los Angeles, California. Wakil dari Indonesia ada disana selama Orde Baru.

Kami melihat Grauman Chinese Theater, ditempat inilah Film Academy Award diselenggarakan. Ada telapak kaki dan telapak tangan dan nama bintang bintang film Hollywood yang terkenal yang pernah memenangkan Academy Award.


Yang ngetop di LA adalah Universal Studios of Hollywood. Ada berbagai pertunjukan stage yang menarik, untuk ditonton keluarga yang tua, yang muda maupun yang anak2. Satu demi satu kami menonton pertunjukan yang luar biasa bagus dikemasnya, sampai puas mata memandang adegan-adegan yang menegangkan, yang lucu, yang menawan, yang apik kemasannya.



About Gufron Sumariyono

Born in Pati, Central Jawa on Nov 5, 1945. Retired in 2004. Joined ESQ group. Executive of LK ESQ and Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa. Believe in the Islamic Socio Economic Concept.
This entry was posted in jalan2 ke luar negeri and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s