Raker LK ESQ (1) – kendaraan dinas

Serial baru kali ini akan menceriterakan kisah rapat kerja Lembaga Kemanusiaan ESQ (LK ESQ) sebuah LSM yang didirikan pak Ary Ginanjar bersama teman-teman alumni ESQ di tahun 2006. Peranan saya adalah relawan dan Ketua-1 yang aktif. Sebagai layaknya sebuah organisasi perseroan, maka saya mengetrapkan manajemen yang modern ala IBM. Ada proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, pengendalian dari anggota, pengendalian marketing mencari sumbangan, pemberdayaan dan penggunaan sumber daya

Rombongan berjumlah 13 orang, terdiri dari saya, 3 manajer, 7 staf, 1 sopir dan 1 office boy. Kendaraan yang kami pakai dari sumbangan donatur yang simpati kepada LK ESQ. Sebuah mobil ambulance dari ‘hamba Allah’ dan sebuah Toyota Avanza dari Bank Syariah Mandiri.

Ambulance yang biasanya dipakai untuk kegiatan aksi kesehatan gratis melayani masyarakat dhuafa di berbagai daerah, kali ini dipakai untuk mengangkut 8 staf LK ESQ beserta peralatan untuk rapat. Mobil Avanza 2010 sumbangan dari Bank BSM tahu 2010 mengiringi ambulance dari belakang. Seumur hidup, saya baru sekali ini keluar kota naik mobil yang dicat, digambar warna warni, banyak logo-logo diseluruh bodi kedua mobil. Mula-mula ya geli dan risih, namun inilah cara LK ESQ mengirit biaya Raker 2011.

Kami menuju ke toll Cikampek,Cipularang, setelah melewati Purwakarta lalu belok kekiri menuju ke Wanayasa, terus ke Segarahelang. Tempat kami akan mengadakan Raker didesa Panaruban. Saya punya kebun cengkeh disitu tetapi tidak ada rumah vila, maka kami menginap di vila milik tetangga, dengan 2 kamar dan 1 ruang keluarga. Untuk katering nya disiapkan oleh pemilik vila, namanya bu Yunci. Doi seorang insinyur arsitek ITB yang berwiraswasta sebagai konpeksi, memproduksi kaos dan berbagai baju untuk dijual di outlet di Bandung.

Sepanjang jalan, terlebih-lebih ketika sudah melewati Purwakarta menuju ke Wanayasa dan Panaruban, sirine ambulance sekali sekali dibunyikan. Menarik perhatian orang di jalan, mereka minggir semua memberi jalan kepada kami. Mobil ambulance ini sudah mengangkut mayat sebanyak 7 kali. Kata sopirnya, kalau berjalan sendirian suka ada bunyi dan bau aneh. Terbukti waktu menginap di Panaruban pun saya mencium bau wangi seperti minyak nyong nyong. Membuat bulu kuduk saya berdiri.Hiiiiii (akan disambung)

About Gufron Sumariyono

Born in Pati, Central Jawa on Nov 5, 1945. Retired in 2004. Joined ESQ group. Executive of LK ESQ and Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa. Believe in the Islamic Socio Economic Concept.
This entry was posted in manajemen and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s