Raker LK ESQ (2) – persiapan meeting

Untuk persiapan rapat, maka dua meja makan ukuran 1,0 x 0,8 m dipindahkan dari ruang teras lalu dijejer didalam ruang tengah. Empat bangku pun dimasukkan kedalam ruang tengah sebagai tempat duduk. Sederhana sekali namun kami tetap semangat dan happy.. Dalam sekejab ruang tengah menjadi ruang meeting yang cukup bisa menampung 11 staf pekerja sosial LK ESQ. Dengan cekatan dan semangat tiga orang si Eky, si Abdul dan pak Mul menurunkan peralatan white board, laptop, LCD dan speaker dan menyusunnya diatas meja. Saya dibuat takjub dengan persiapan meeting ini. Kenapa? Karena ketiga orang itu adalah office boy, sopir ambulance, Eky koordinator relawan, diawasi pak Basyith. Keempatnya masih muda muda.

Eky mempunyai tanggung jawab sebagai korrdinator relawan LK ESQ. Tiga tahun lalu dia masih berstatus sebagai mahasiswa UIN, dia seorang aktifis di BEM, dan mengambil jurusan Pemberdayaan Ekonomi UMKM. Selama 3 tahun dia merekrut dan melatih relawan, yang terdiri dari para mahasiswa dari UIN, Universitas Muhamadiyah dan mahasiswa dari perguruan tinggi yang berada di Ciputat. Teman-teman mahasiswa itu dilatih selama 4 hari oleh Eky dan trainer outbound lainnya, memakai konsep outbound, dan lokasi latihan ada di Sukabumi. Hasilnya mentakjubkan. Relawan relawan LK ESQ siap terjun kelapangan kapan saja, mereka memiliki rasa tanggung jawab, dan ulet serta kreatif dalam memecahkan permasalahan dilapangan. Outbound dengan berbagai jenis petualangan dan permainan memiliki manfaat yang beragam. Diantaranya diajarin berkomunikasi efektif, pengembangan tim, pemecahan masalah, kepercayaan diri, kepemimpinan, kerjasama tim, permainan yang menghibur, konsentrasi dan fokus, serta kejujuran dan sportivitas.

Abdul adalah office boy LK ESQ. Dia kelihatan sibuk sekali, bekerja tanpa dikomando dan tanpa disuruh-suruh. Abdul ini masih muda, baru berumur 16 tahun. Pendidikannya SMP pun tidak tamat. Pindah dari desa didaerah Brebes ke Jakarta karena mau bekerja. Selama ikut LK ESQ kemajuannya pesat sekali. Sudah bisa memasang LCD yang di sambungkan ke Laptop, lalu dites dan disetel fokusnya, bisa mengoperasikan laptop dan rajin browsing dikantor kalau ada waktu senggang. Diapun sangat bertanggung jawab atas keamanan dan kebersihan kantor LK ESQ di jalan Buana II no 14. Semangat belajarnya luar biasa.

pak Mul, pria tengah baya adalah sopir ambulance yang hanya tamatan SD. Namun semangat belajarnya pun luar biasa. Dia sudah bisa mengoperasikan laptop dan coba-coba browsing, sudah bisa ber FB ria. Diwaktu senggang, dia jualan HP keteman-temannya. Dari hasil jualan HP sekarang pak Mul sudah mempunyai Nexia dan ber BB ria. Bukan main. Dia membawa aquarium pribadi kekantor, dan memelihara 10 ikan emas atau diaquarium di kantor LK ESQ dan setiap minggu rajin membersihkan ganggang-ganggang agar aquarium nampak bersih dan jernih.

Saya bisa menilai ketrampilan anak buah saya dalam menyiapkan suatu meeting. Bagus dan sudah profesional. Walau si Abdul tidak tamat SMP, walau pak Mul hanya lulusan SD, namun kwalitas kerja dalam menyiapkan meeting sudah sama dengan IBMers yang menyiapkan meeting di Education Center di Bangkok, atau Hongkong, atau dikantor IBM di Jakarta. Staf LK ESQ dan para manajer yang lain bisa lebih konsentrasi kepada materi yang akan dibicarakan dalam rapat. (akan disambung)

About Gufron Sumariyono

Born in Pati, Central Jawa on Nov 5, 1945. Retired in 2004. Joined ESQ group. Executive of LK ESQ and Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa. Believe in the Islamic Socio Economic Concept.
This entry was posted in manajemen and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s