Masa muda (5) Hadiah IBM trip ke Taj Mahal India, Brussels dan New York.

Tahun 1973-76, saya sebagai IBM Marketing Representative, Penanggung jawab proyek komputerisasi untuk Pemerintah Daerah Istimewa Jakarta. Bekerja sama dengan Bapak Ali Sadikin dan pejabat-pejabat DKI, kami mengadakan transformasi bisnis yang total. Artinya seluruh sistim administrasi DKI di perpajakan, kependudukan dan pertanahan akan diganti dari sistim “manual” ke sistim “komputer”. Pekerjaan raksasa, pekerjaan besar, yang membutuhkan SDM yang handal, membutuhkan waktu yang lama dan membutuhkan dana yang tidak sedikit. Namun kami berhasil meyakinkan ke Pak Ali Sadikin bahwa Pemda DKI tidak akan mngeluarkan uang sepeserpun. Yang akan membayar semua biaya komputerisasi adalah masyarakat DKI yang dilayani oleh DKI. Artinya ada biaya administrasi yang akan dibebankan ke masyarakat. Hasilnya luar biasa sukses. DKI menjadi sangat populer di Asia karena keberhasilan komputerisasi. Kota-kota lain belum ada yang memulai. mereka belajar dari DKI. Performance kerja saya dinilai luar biasa oleh IBM. Dan IBM memberikan hadiah trip ke Taj Mahal India di tahun 1974.

Setiap hari selama tahun 1973-1974 saya mengunjungi kantor2 DKI yang tersebar-sebar dan bertemu dengan pimpinan-pimpinan Dinas, Biro, Sekwilda dan Tim Komputerisasi DKI. Setiap dua minggu sekali selama semester pertama di tahun 1973 pekerjaan yang menghebohkan adalah membuat presentasi judulnya “Introduction to Computer’. Tempat presentasi pindah2 dari dinas satu kedinas yang lain, dan dari biro satu ke biro yang lain. Ruangan presentasi memanfaatkan ruang rapat di masing2 dinas dan biro. Dalam waktu singkat saya sudah dikenal oleh pimpinan dan staf inti dari dinas dan biro serta kantor walikota2. Saya tidak bisa bebas bergerak, karena kalau pergi ke tempat umum seperti supermarket kadang2 disapa oleh seseorang. Mereka dengan tepat menyebut nama saya pak Gufron, tetapi saya tidak tahu nama mereka.

Tujuan dari presentasi adalah mensosialisasikan komputer ke DKI. Dua atau tiga hari setelah presentasi kami undang mereka datang kekantor IBM dan kami mendemostrasikan pemakaian komputer. Bapak2 dan ibu itu memahami apa itu komputer, bagaimana kerjanya, dan bagaimana proses mengalihkan suatu aplikasi yang dikerjakan secara manual ke sistim komputer. Waktu demo mereka melihat cara bekerja masing2 unit input dan output. Hasilnya memang luar biasa, karena mereka bangga bahwa DKI akan segera memakai komputer. Semangat mereka semakin bertambah ketika tahu bahwa DKI akan menjadi Municipal Government pertama di Asia Tenggara yang memakai komputer.

Selama 6 bulan ditahun 1973 data2 DKI di Pajak IPEDA (sekarang PBB) sebanyak 750.000 kartu PBB  berisi data tanah dan data pembayar pajak, harus segera dipindahkan. Kartu Data Base besar sistim manual, ditulis kembali oleh staf DKI ke formulir khusus yang kami design. Lalu formulir yang berisi data itu dibawa ke IBM Data Center Services untuk dipindahkan ke punch card 80 column. Dari punch card 80 column data ditransfer ke magnetic tape. Pekerjaan raksasa, dikerjakan 24 jam, tiga shift, membutuhkan ketelitian. Isi data di kartu kepemilikian persil DKI tidak semuanya sama dengan keadaan di lapangan. Kesalahan kira2 mencapai 20% atau lebih. Mulai kesalahan pemilik yang baru tidak melapor ke kantor IPEDA, kesalahan luas persil terutama didaerah rural dan pinggiran kota DKI, yang masih memakai girik tanah. Lalu ada persil luas yang sudah di wariskan ke keturunan, mulanya 1 surat seluas 1 ha sudah dipecah menjadi 6 atau 7 persil dengan nama baru. Lalu ada yang ganti jalan, ganti RT ganti RW wah pokoknya saya jadi paham dan mengetahui seluk beluk pertanahan di DKI.

Semuanya dapat diselesaikan dalam waktu 6 bulan, mundur 2 bulan dari jadwal. Sementara pembetulan atau koreksi kesalahan dapat diturunkan menjadi 10%. Proses penerbitan SPT (Surat Penagihan Tahunan) kepada wajib pajak IPEDA sudah bisa dilaksanakan. Bulan Juli 1973 SPT sebanyak 750.000 sudah dicetak rapih. Lengkap dengan Rekapitulasi per RW, per Kecamatan per Walikota dan seluruh DKI. Bagi DKI hal ini ajaib, karena rekapitulasi seperti itu tidak pernah dijalankan sebelumnya.

Performance saya di tahun 1973 sangat baik sekali, semua target 1973 tercapai. Billing PAM selesai. Pajak Ipeda (PBB) selesai. Saya sedang menyiapkan proposal untuk menjual hardware IBM Sysyem/370 model 145 duplex (kembar). Dan Data Base DL/I serta Data Communications CICS yang pertama di Asia Tenggara.

Ali Sadikin memerlukan banyak dana untuk membangun kampung Jakarta. Saya dipercaya membantu beliau meningkatkan pajak-pajak di DKI. Dana pembangunan akan ditarik dari pajak PBB dan pajak Kendaraan Bermotor. Komputer IBM S/370 model 145 Duplex (kembar) akan membantu mewujutkan impian pak Ali Sadkin. Untuk menyewa S/370 model 145, mainframe IBM, uang sewa komputer yang besarnya mencapai USD 35,000 per bulan akan dibebankan kepada wajib pajak. Caranya dengan menambahkan Biaya Administrasi, Rp 1,500 dan merubah klasifikasi persil tanah di jala protokol dan daerah elit seperti Kebayoran dan Menteng. Saya yakinkan dengan sungguh-sungguh dan pak Ali Sadikin setuju.

Pajak Kendaraan Bermotor, dikenal STNK, kami ciptakan ditahun 1973. Mulai disosialisasikan di tahun 1974. Inilah aplikasi Data Base dan Data Communications yang pertama di Asia Tenggara. Karena pekerjaan maka hubungan saya dengan Kepala IPEDA dan wakilnya serta kepala pendataan sangat akrab. Sewaktu mereka ramai2 mau membeli tanah di Condet, Kepala dan wakilnya menawarkan sebidang tanah yang berdekatan dengan beliau2. Harganya murah sekali yaitu Rp 1.500/m2. Akhirnya kami bertiga membeli tanah-tanah itu dan urusan administrasi balik nama diurus mereka sampai beres. Alhamdullilah. Ditahun 1973, diusia ke 27 tahun, masih bujangan saya sudah mempunyai tanah di DKI. Saya senang, bapak dan ibu senang dan semua saudara2 senang sekali. Tanah itu saya pakai sampai sekarang, luasnya mula2 1.000 m2, lalu bertambah2 kebelakang menjadi 2.000 m2 lebih. Alhamdullilah. Allah memberikan rezeki dari sudut yang tidak pernah terbayangkan.. Allah will not change the good condition of a people as long as they they do not change their state bt themselves ..

IBM memberikan hadiah kepdaku atas prestasi kerja yang bagus. April 1973 saya dan rombongan IBM Indonesia berangkat ke New Delhi menghadiri IBM Recognition Event, bersama para top performer dari negara se Asia Tenggara dan Korea. Sekitar 300 orang lebih hadir di Convention di New Delhi.


Yang terkesan adalah trip ke Taj Mahal, sebuah bangunan makam yang cantik terbuat dari marmer putih. Taj Mahal dibangun oleh Sultan Jehan untuk menyatakan cintanya kepada istri terkasih, Arjumand, yang selalu disebut Mumtaz Mahal. Mumtaz adalah istri kesayangan sang raja. Untuk mengenang dan mengabadikan cintanya kepada almarhumah, maka dibangunlah monumen indah nan megah Taj Mahal.

Aku juga mendapat hadiah dari IBM Executive, a Special Trip ke Brussels dan New York. Di Brussels tahun 1975 menjadi Pusat Research IBM World Trade untuk Aplikasi Pemerintahan. Di Brussels aku tinggal selama 4 hari, dan setiap hari mendapat ilmu-ilmu tentang Government Applications dari staf disitu. Sema briefing diberikan pagi hari dan siangnya bole bebas yang aku gunakan melihat-lihat kota Brussels.

Dari Brussels aku dikirim ke New York untuk bertemu dengan Director Marketing IBM World Trade untuk teritori America Far East. Kantor IBM World Trade berada di kota Town of Mount Pleasant di NY State. Pertemuan tidak lebih dari satu jam, namun aku boleh tinggal di NY selama 3 hari. Banyak menganggur, banyak free time. Aku memanfaatkan waktu kosong dengan jalan jalan menikmati New York sampai ke Manhattan. Semua atas beban kantor. Pagi ke kantor IBM hanya sebentar, lalu sore dan malamnya dengan naik kereta api menuju ke Manhattan untuk bersenang-senang. Menonton Broadway Musical Show yang sangat terkenal di Broadway Theatre. Pengalaman luar biasa bagiku. Dari Broadway menuju ke Central station jalan kaki, agak ngeri juga, karena ada beberapa ruas jalan gelap dan sepi. Untung tidak terjadi apa-apa. Malam pulang kembali ke Town of Mount Pleasant. Mobil yang aku sewa aku parkir saja di station. (bersambung)

 

About Gufron Sumariyono

Born in Pati, Central Jawa on Nov 5, 1945. Retired in 2004. Joined ESQ group. Executive of LK ESQ and Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa. Believe in the Islamic Socio Economic Concept.
This entry was posted in memoir and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s