Masa Muda (8) Bertugas sebagai trainer IBM di Hongkong.

IBM Education Center

hongkong 02Tahun 1979 saya pindah ke Hongkong. Jabatan saya tetap sebagai IBM Trainer di Education Center, yang murid-muridnya dari Asia Tenggara plus taiwan, Korea Selatan, Sri Langka.

Jabatan Trainer bagi saya merupakan jabatan prestius sekali. Mengapa? Akulah salah satu dari 4 Trainer yang mendidik semua pegawai IBM yang baru masuk. Akulah yang meletakka dasar-dasar nilai IBM dan misi IBM untuk semua pegawai baru. Akulah yang mengembangkan talenta bisnis mereka semua. Dan akula yang mempunyai kewenangan yang tinggi, yaitu apakah para murid itu cocok menjadi Sales Engineer atau Marketing representative atau keluar dari marketing departemen dan menjadi pegawai administrasi saja.

Talenta itu diajarkan selama 3 bulan di Class I. Mereka digembleng secara spartan, secara maraton, secara doktrin. IBM adalah perusahaan terbaik dibidang komputer. IBM adalah perusahaan yang mengedepankan nilai-nilai mendasar dari perusahaan. Basic Principles IBM yang berjumlah lima diajarkan dan didoktrinkan kepada mereka. Lalu diajarkan teknik-teknik mendasar dari marketing seperti sales call, sales presentation, membuat profesional proposal gaya IBM, dan teknik-teknik komputer, aplikasi komputer, sampai ke basic system operation untuk main frame komputer besar dan mini komputer. Waktu itu belum ada personal komputer, dan belum ada laptop maupun belum ada server seperti sekarang ini.

Selama 3 bulan saya mendampingi secara sangat efektip dan efisien murid sebanyak 5 orang kadang-kadang lebih mencapai 7 orang. Mereka saya dampingi dalam menyelesaikan tugas-tugas dari Education Center. Karakter mereka, kelakuan mereka selalu dalam pengamatan saya. Memotivasi kalau ujiannya kurang memuaskan, atau mereka rindu kampung halaman, mengingatkan mereka bahwa gemblengan ini akan sangat bermanfaat bagi karir mereka di IBM dikemudian hari. Sebagian besar dari mereka bagus-bagus dalam IQ nya. Pinter dan cerdas sekali, berarti tiap country menjalankan ‘Quality Hiring’ secara benar dan tertib. Tidak ada KKN. Tidak ada sogok menyogok dalam recruiting pegawai baru. Fair dan bagus. Yang masih perlu diajarkan adalah kecerdasan emosinya. Membuat strategi pemasaran. Membuat strategi sales call. Membuat strategi executive presentation.

Saya sangat enjoy sekali akan pekerjaan saya ini. Menyenangkan dan mengasyikkan sekali. Advis teknik mapun advis emosional dan advis strategi mereka terima dengan tangan terbuka. Mereka tidak protes. Karena sadar bahwa nasib mereka ditangan para trainer. kalau trainer dilecehkan atau diremehkan, maka dengan mudah si student akan ‘DO” dan dikembalikan ke country. Selama 3 tahun saya mengajar di Education Center pernah kejadian 2 atau 3 kali. Makanya para student sangat memperhatikan apa yang diajarkan.

Apa bedanya mengajar di Bangkok dan di Hongkong ? Banyak.
Dimulai dari masalah bisnis, maka mengajar di Hongkong lebih menyenangkan. Kalau ada kebutuhan akan sales call taker, maka IBM Hongkong siap membantu kapan saja. Kalau ada tamu Executive dari HQ, selalu akan sharing pandangan mereka ke students. Pokoknya bantuan akan lancarnya operasi education lebih banyak, lebih besar dan lebih mudah. Kalau sedang tidak ada kelas, para trainer akan bertemu dengan executive di IBM HQ untuk berdiskusi tentang marketing dan product IBMyang baru-baru.

Dari masalah keluarga, pun banyak keuntungannya. Apartemenku di Braemar Hill Mansion di North Point. Naik public bus bukan masalah, menyeberang naik star Ferry pun setiap 15 menit selalu ada Ferry yang menyeberang. Makanan tidak masalah. Pergaulan pun lebih menyenangkan, lebih internasional. Wawasan lebih luas. Kalau weekendpun banyak hiburan dan kegiatan yang bisa dilakukan, bisa olahraga tenis, berenang. Bisa window shopping di Causeway Bay dan di Wanchai, banyak departement store yang gede-gede seperti Sogo dan lain-lain. Pergaulan dengan orang Indonesia pun lumayan banyak. Dari Konjen, dari Perwakilan Bank-bank, dari Garuda maupun dari perusahaan swasta. Istriku bisa mengikuti kursus masak China, masakan Barat dan bergaul dengan ibu-ibi IBM dari Philipines maupun dari US.

Tiga tahun tinggal di LN berjalan dengan sangat cepat sekali. Tahu-tahu sudah masuk ke tahun 1980. Benar-benar zone nyaman sekali bagi saya. Kamipun harus bersiap-siap untuk kembali pulang ke Jakarta. Kami kembali dibulan Juli 1980 (bersambung)hongkong 09c

instructor at IBM Educ Center

About Gufron Sumariyono

Born in Pati, Central Jawa on Nov 5, 1945. Retired in 2004. Joined ESQ group. Executive of LK ESQ and Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa. Believe in the Islamic Socio Economic Concept.
This entry was posted in memoir and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s