Masa muda (15) nonton Flamenco dances, Ballet Folklorico de Mexico, dan Aztec and Mayans dances di Mexico City.

Mexico City, I love you. Siang nonton bullfight di The Plaza de Toros stadium di Mexico City, malamnya nonton tari-tarian kesenian dari Mexico sambil dinner. Asyik.

Ada Flamenco dance, sebuah tarian yang asalnya dari Andalusia Spanyol Selatan, dimainkan oleh kelompok etnic Gypsie dari Andalusia, dikembangkan dengan gitar yang asli Spanyol. Suara gitarnya memang benar-benar bening, dimainkan oleh maestro gitar dari Mexico. Lagunya memang pas dengan tarian Flamenco. Ada suara simbal jari atau disebut juga finger cymbal atau zagat. Dengan gerakan leher, tangan dan kaki terus hentakan kaki yang serasi dengan irama gitar, suara simbal jari yang diketok-ketok dan rok yang sangat lebar, membuat pertunjukan lebih menarik. Ada gerakan salsa latin. Itu dimainkan oleh 6 perempuan yang boleh dibilang sudah tidak muda lagi, hanya satu yang masih muda, tetapi tariannya kurang lincah, masih kalah dengan ibu-ibu penari Flamenco yang setengah umur Mereka menari dengan erotik, sensual, energetik dengan hentakan kaki dilantai, seperti kaum Gypsie di Andalusia. Luar biasa.

Ada juga Flamenco yang penarinya laki2 yang menghentak-hentakkan kaki dan sepatunya ke lantai dengan keras sekali. Irama lagunya lebih cepat dan tetap lagu Spanyolan. Bagus sekali.

Ada Ballet Folklorico de Mexico. Kalau yang ini asli dari Mexico, penarinya 5 pasang. yang perempuan berpakaian rok yang melebar-lebar didominasi warna putih, saking lebarnya kalau penari berputar roknya berkibar dan enak dilihat. Yang laki-laki berseragam coklat susu dengan pernik-pernik dibagian dada dan celana samping dengan topi sombrero khas Mexiconya. Pokoknya asyik saja.

Tarian lain yang ini asli dari Mexico, namanya Aztecs and Mayan indigenous dance. Penarilya laki-laki, memakai topi yang bagus tinggi warna-warni. Tarian kedua dengan memakai laso panjang yang diputar-putar.

Tak terasa sudah dua jam lebih saya menyaksikan tarian-tarian Mexico, dinnernya juga enak, beef steak asli Mexico. Malam yang menyenangkan, walau saya sendirian namun bisa mendapat teman dimeja makan yaitu turis dari Amerika dan dari jepang. Kenalan baru saya nginapnya di hotel sebelah saya menginap.

About Gufron Sumariyono

Born in Pati, Central Jawa on Nov 5, 1945. Retired in 2004. Joined ESQ group. Executive of LK ESQ and Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa. Believe in the Islamic Socio Economic Concept.
This entry was posted in jalan2 ke luar negeri, memoir and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s