Tantangan baru (3) – Dunia bisnis di tahun 1990

Tantangan bisnis Humpuss ketika tahun 1990 boleh dibilang kritis, antara lain adalah adaptasi dengan dunia bisnis yang semakin kompleks dan dinamis. Humpuss Trading, anak perusahaan Humpuss yang strategis, juga menghadapi tantangan yang sama. Antara lain “Teknologi” yang berkembang sangat cepat, yang sangat berdampak besar terhadap bisnis. Dimulai teknologi informasi, teknologi petrokimia, teknologi robotic dan lain-lain. Persaingan bisnis pun menjadi semakin ketat, baik lokal maupun global, disertai dengan price war, adanya very low price dan freemium effect. Customer sangat dimanjakan, level of service biasa saja, sehingga harganya diturunkan. Masih ditambah lagi dengan product leadership, operational excellence dan customer intimacy. Sangat kompleks dan sangat pusing dalam menentukan harga. Dan termasuk penting adalah bagaimana memuaskan para stakeholders. Mereka selalu menuntut agar aset bertambah, sales bertambah dan profit pun bertambah. Efisiensi tetap harus dilakukan, agar tidak ada pemborosan.

Salah satu yang amat penting adalah di bidang Tekanan Globalisasi. Ekonomi yang sudah mengglobal saat ini, membuat campuran pasar lokal, nasional dan global, campur aduk menjadi satu. Perubahan yang dulunya kadang-kadang menjadi berkelanjutan tidak henti-hentinya. Demikian juga dengan tempat yang tadinya terisolasi sekarang menjadi interkoneksi. Ditambah dengan masalah yang dulunya bikultural, sekarang menjadi multi kultural. Hal itu membuat ekonomi global dimasa sekarang dan masa mendatang, mau tidak mau, lebih menekankan pada pasar global, yang para pelakunya adalah lokal dan nasional.

Bagaimana dengan SDM nya? Ada tiga hal yang saya tekankan dan saya ajarkan kepada anak buah di perusahaan. Mula-mula ketiga hal ini akan saya jelaskan, untk dipraktekkan dan merupakan kebiasaan. Dan dari kebiasaan akan saya tingkatkan untuk menjadi budaya perusahaan. Yaitu : Discipline People. Discipline Thought. Discipline Action. Pelan-pelan dan secara terus menerus, mereka selalu diingatkan dan didampingi, memang membutuhkan kesabaran dan membutuhkan waktu cukup lama. Tahun pertama baru mencapai kebiasaan saja. Itupun harus selalu didampingi dan harus terus diingatkan. Tahun kedua beberapa staf sudah memiliki ketiga budaya itu. Ada juga satu dan dua yang tidak mau ikut, terpaksa gajinya saya “freeze”. Selama 2 tahun tidak naik gaji.

Saya sadar bahwa Perusahaan yang bagus performancenya dan perusahaan yang sehat, itu memang harus dimanaje dengan sungguh-sungguh. Pengembangan SDM menjadi sangat vital, terutama kompetensinya. baik yang bersifat teknik, maupun yang bersifat managerial dan wawasan yang lebih global. Saya selalu mengikutkan satu atau dua executive untuk mengikuti saya dalam berunding dengan mitra kerja, baik yang di dalam negeri atau yang di luar negeri. Kalau ada seminar internasional, secara berganti saya akan mengajak salah satu manager untuk ikut. Mereka senang ikut jalan-jalan ke LN, mereka juga senang karena pengetahuannya bertambah significant, mereka juga senang karena lebih PD kalau bertemu dengan client-client nya. Semangat bekerja otomatis akan naik lebih tinggi, dibarengi dengan performance yang tinggi. Semua yang kami lakukan ini untuk mewujudkan cita-cita pemegang saham bahwa perusahaan harus bisa berkembang menjadi perusahaan international. Merupakan aset bangsa Indonesia yang patut diperhitungkan. Yang mampu bersaing ditaraf global, bukan hanya didalam negeri saja. Mereka yang masih muda, mempunyai talenta untuk maju, harus diberi kesempatan untuk memimpin perusahaan dimasa datang. Sekarang mereka masih dalam taraf pengembangan yang diawasi. Hanya waktu yang akan membuktikan. (bersambung)

di Hannover

di Oslo

di Teheran

HPH di Sulawesi Barat

di HPH Sulawesi Barat

di Teheran

About Gufron Sumariyono

Born in Pati, Central Jawa on Nov 5, 1945. Retired in 2004. Joined ESQ group. Executive of LK ESQ and Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa. Believe in the Islamic Socio Economic Concept.
This entry was posted in manajemen and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s