Laringitis (1) – romo Ciput sakit Laringitis

Kamis 28 September 2012, kamar 411 RS Panti Nirmala Malang heboh …..
Romo Ciput mogok. Romo Ciput yang sedang dirawat di RSPN Malang, sudah menginap di RSPN selama 15 hari. Romo Ciput tidak mau di infuse. Romo Ciput tidak mau minum obat. Romo Ciput tidak mau makan, tidak mau apa-apa.

Sudah 2 minggu Romo Ciput menjalani terapi ‘Vocal-Rest’, tidak boleh berbicara, tidak boleh menggunakan pita suara yang dimiliki oleh Romo Ciput. Pita suaranya Romo Ciput sedang bengkak dan meradang. Pita suaranya tidak berfungsi. Pada kasus Romo Ciput, suaranya menjadi sangat lemah sehingga tidak terdengar. Kalau dipaksakan berbicara akan batuk, membuat dada Romo Ciput sakit.

Suster perawat panik. Mereka berusaha meng-infus Romo Ciput, tetapi ditolak oleh Romo Ciput. Mereka mencoba memberikan obat yang harus ditelan, juga ditolak. Makanan yang dihidangkan untuk makan pagi juga tidak mau dimakan. Romo Ciput hanya diam 1000 bahasa, karena memang sedang terapi ‘vocal-rest’. Suster perawat melapor ke dokter jaga dan dokter yang merawat romo Ciput.

Siapakah Romo Ciput ?

Romo Ciput adalah adik saya no 12. Nama lengkapnya adalah Romo Michael Agung Kristiputro  O Karmel. Adik no 12 ini sangat disayangi dan sangat dihormati oleh seluruh keluarga, kakak-kakaknya, ipar-iapr, keponakan dan cucu keponakan. Karakternya sangat spiritualis. Orangnya cool, percaya diri, selalu senyum dan kalau berbicara sopan dan membuat pendengar tenteram. Peranan di keluarga sangat baik karena kalau keluarga membutuhkan bantuan spiritualis dari Romo Ciput, yang selalu siap membantu dan selalu siap mendukung.

Jabatan Romo Ciput  adalah Rektor Universitas Katolik Widya Karya Malang. Usianya 49 tahun. Periode pertama (2006-2011) masa jabatan Rektor selama 5 tahun telah dilalui dengan sangat baik. Performance selama 5 tahun pertama dinilai luar biasa. Banyak masalah intern di Universitas yang dapat diselesaikan. Keharmonisan Pengurus yayasan dan Pengurus Universitas bertambah baik sekali. Program-progamnya lebih difokuskan ke Konsolidasi. Sambil memajukan Universitas baik dari segi akademis, dari segi birokrasi dan segi popularitas. Sehingga Universitas Widya Karya di Malang menjadi salah satu alternative yang banyak diminati lulusan SMA untuk menimba ilmu.  Romo Ciput dinilai mempunyai tangan dingin untuk memimpin Universitas Katolik Widya Karya.

Periode kedua dimulai 2011- 2016. Pada periode ini banyak program-program untuk memajukan UKWK agar maju dan menjadi lebih baik dari segi akademis, lebih baik dari segi birokrasi dan lebih popular dikalangan anak-anak lulusan SMA di Malang dan sekitarnya.  Romo Ciput kerja keras untuk mewujudkan cita-citanya memajukan UKWK. Banyak melakukan rapat, banyak melakukan diskusi, dan banyak mendatangi seminar, baik sebagai pembicara mapun peserta yang aktif.

Waktu Wisuda Sarjana bulan Juli 2012 yang lalu, Romo Ciput sukses mengundang Menteri Pertahanan RI Purnomo Yusgiantoro. Menteri Purnomo datang ke kampus UKWK lengkap dengan semua Deputi. Hal ini membuat kaget dan membuat heboh pejabat militer dan sipil di Malang. Surprised. Mereka tidak menyangka bahwa UKWK mampu dan sukses mendatangkan Menteri Purnomo.

Hubungan Romo Ciput dengan tokoh Islam di Malang pun bagus sekali. Pada hari Iedulfitri bulan Agustus  2012 yang lalu, telah diselenggaakan Sholat Ied di halaman Kathedral Malang. Berita dan foto nya terpampang di Koran LN dan disiarkan di BBC News. Koran NYT memuat berita dan foto sholat Ied di Kathedral Malang, artinya  berita ini menyebar keseluruh dunia. Indonesia mendapat plus poin karena terbukti mampu melaksanakan toleransi beragama.

quote..Romo Michael Agung Christiputra (Rektor Universitas Katolik Widya Karya) alumni ESQ angkatan Juni 2009 di Menara 165.
“Misi yang diemban oleh ESQ ini tidak jauh berbeda dengan misi yang diemban pendidikan, terutama keprihatinan saya tentang moralitas. Membangun generasi muda tidak hanya di bidang intelektual saja, tapi juga terutama kepribadiannya. Jadi nilai-nilai spiritualitas yang harus ditanamkan”.

“Setelah saya mengikuti ini, pertama saya kagum dengan cara training ini yakni memakai multimedia audio visual, sehingga lebih mudah dicerna. Kedua, membangun mencoba untuk menginternalisasi nilai-nilai 7 Budi Utama yang diemban ke dalam diri peserta dengan metode yang sangat variatif. Ketiga, saya mengharapkan apa yang terjadi di training ini memang betul-betul mengalami pertobatan,” ungkapnya.

“Keberhasilan training ini tidak berhenti ketika selesai training, tetapi bagaimana kita mencoba menginternalisasi nilai-nilai yang didapat. Training ini meyakinkan saya, kalau kita ingin membangun moral harus diawali dengan membangun dirinya sendiri. Training ini sebetulnya membangkitkan kembali potensi yang sudah ada supaya kita menjadi yakin dan menambahkan aspek kebersamaan yang tidak menekankan pada suatu perbedaan”.

“Harapan saya adalah ESQ itu bisa menjadi jembatan terutama bagi bangsa Indonesia yang majemuk untuk menjadi bangsa yang saling menghargai toleransi,” tuturnya. Romo Michael peserta Eksekutif Training ESQ Juni 2009 di Menara 165 Jakarta. unquote. sumber : ESQ news.com

About Gufron Sumariyono

Born in Pati, Central Jawa on Nov 5, 1945. Retired in 2004. Joined ESQ group. Executive of LK ESQ and Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa. Believe in the Islamic Socio Economic Concept.
This entry was posted in health and tagged . Bookmark the permalink.