Laringitis (5) – Evakuasi dari RS Malang ke RS Siloam Jakarta

Sabtu 29 September 2012. Kamar 411 RS Panti Nirmala Malang.

Saya bangun karena mendengar azan subuh dari masjid dekat RSPN. Sesudah sholat subuh terus ke lantai bawah untuk membeli kopi panas dan soto ayam. Saya merasa lapar, rupanya semalam belum makan malam. Bunyi sendok dan piring di kamar 411 membangunkan Ciput. Dia bangun dan langsung memanggil suster perawat, Ciput minta di infus jam 5 pagi agar jam 10 sudah selesai. Infus yang lama Avelox dihentikan dan diganti infus yang baru Doribax 2 x 1 gr, alasannya leucocyt Ciput naik ke 20.000. Ciput menulis Rp 1,5 juta / tab infus di kertas dan ditunjukkan ke saya. Mahal sekali. Ditulis : terbaru, termodern, terbagus 4 hari…. 2 x sehari.

Trenyuh dan terharu menyaksikan adegan pagi-pagi buta. Fisik sehat, wajah senyum, tulisan masih bagus, berjalan masih gagah tetapi Ciput bisu. Suaranya menghilang. Yang dipegang segebok kertas dan ballpoin hitam murahan. Sudah 17 hari adikku Ciput menjalani terapi bisu alias ‘vocal rest’. Pita suaranya tidak berfungsi normal. Tidak ada suara yang keluar. Benar benar tidak keluar.

Yang saya lihat dari wajahnya adalah harapan, semangat dan optmis. Semua itu adalah energi positip. Tidak ada stress diwajahnya, karena Ciput yakin bahwa stress merupakan gangguan psikis yang mengganggu ketenteraman. Dia yakin bahwa stress bisa menjadi beban mental. Dia sangat yakin Stress bisa mengurangi semangat hidup dan harapan sembuh. Ciput terlihat sangat tegar. Saya cemburu kepada karakter nya Ciput yang satu ini.

Karena kami hanya berdua. Saya juga tidak mau kalah. Saya juga bersikap tegar.

jam 0600 saya dan dik Titik keluar RS untuk makan pagi. Menikmati pecel Kawi, di Kawi Atas yang terkenal di Malang. Menikmati Cwi mie, masakan andalan Malang, sebagai sarapan ke 2. Mencari oleh-oleh di Pusat Mie Gloria di Ruko Zainal Arifin Malang. Cerita tentang kuliner Malang menyusul.

jam 0900 tiba di RS. Satu demi satu, apa-apa yang direncanakan semalam terlaksana. Mobil angkutan pinjaman dari pak Yan sudah menunggu. Surat Rujukan, Medical Records dari RS sudah ada. Surat Kronologi penyakit selama di RSPN sudah ada. Kami senang dokter Henny yang mengantar dokumen2 ke kamar 411. Kami sangat yakin bahwa dokter2 di RSPN Malang sudah bekerja sungguh2.

Tamu Pembantu2 Rektor UKWK berdatangan, dan ada suster senior dalam rombongan UKWK membezuk Ciput. Beliau2 membawa pesan khusus agar romo Ciput tidak memikirkan permasalahan di kampus UKWK. Mereka meminta agar romo Ciput fokus kepada kesehatan. Tim Rektorat akan me-manaje kegiatan UKWK dengan sungguh2. Suster yang senior ini lalu memimpin doa bersama di 411 dan jam 1100 rombongan lalu keluar dari RSPN menuju ke Biara Kamelit

Lancar..mulus..Alhamdullilah.

Ciput menyiapkan sendiri pakaian yang akan dibawa ke Jakarta dalam koper besar.

Sebelum sampai di bandara Malang, makan siang dulu di restoran. Pesawat Sriwijaya delay 3 jam, ETD lama 1430, ETD baru jam 1630. Sriwijaya Air tinggal landas dengan sukses.

Pesawat Sriwijaya berhasil landing di Cengkareng dengan lancar. Rombongan jemputan sudah menunggu di area arrival di terminal I-B. Ciput dan saya naik mobil Fortuner, milik pak Yan Pribadi, saudaranya Yenny Thomas.

Di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi sudah menunggu dik Ien, dik Nunuk dan dika Mawar. Ciput langsung dibawa ke IGD untuk persiapan awal, sesuai prosedur. Tidak lama kemudian pindah ke kamar 3514.

Ciput senang, walau masih bisu, walau suara belum bisa keluar. Harapan untuk sembuh naik. Turun dari mobil Fortuner jalannya Ciput masih gagah. Keluarga besar Soegijono senang karena keinginan untuk membantu menyembuhkan adik no 12 romo Ciput, yang disayangi dan sangat dicintai oleh keluarga berjalan mulus. Keluarga Soegijono senang karena dapat memulai 3 hari lebih awal. Rencana awal evakuasi akan diadakan Senin 1 Oktober. Kenyataannya Sabtu 29 September sudah bisa dimulai. Alhamdullilah.

Mobil dik Andre ditabrak taksi di cengkareng menjelang mau parkir, makanya kami dan Ciput pindah ke mobilnya pak Yan Pribadi, saudaranya Yenny Thomas, sama2 wong Pati
(bersambung)

About Gufron Sumariyono

Born in Pati, Central Jawa on Nov 5, 1945. Retired in 2004. Joined ESQ group. Executive of LK ESQ and Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa. Believe in the Islamic Socio Economic Concept.
This entry was posted in health and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s