Raja Ampat (2) – dari Sorong ke Waisai.

Ibukota kabupaten Raja Ampat adalah Waisai. Rombongan tur kami meninggalkan Sorong dengan naik kapal speedboat ‘Ugelan’ menuju kota Waisai pada jam 15:00 setelah selesai menyantap makan siang di restoran ayam goreng. Lumayan lah untuk ganjel lapar. Karena selama terbang dengan Merpati, kami mendapat suguhan  sepotong roti dan segelas air minum.  Dan box berisi nasi, ayam dan sayur di penerbangan Makasar – Sorong. Alhamdullilah.

Kapten kapal speedboat Ugelan namanya Husin, Imageorang Ternate. Obrolan saya dengan pak Husin akan saya tulis di episode lain.

Udara kota Sorong panasnya minta ampun. Bang Ondo bilang bahwa suhu udara mencapai 37 derajat Celcius. Kapal speed boat ‘Ugelan’ berukuran 3,5 meter kali 21 meter dan mesin Yamaha ganda @ 200 PK, sudah siap di dermaga.Kami langsung naik ke speedboat Ugelan, yang mampu meluncur ngebut di air laut dari ke[ala burung Sorong menuju ke waisai di pulau Waigeo.  Ngebutnya kencang sekali. Kecepatannya bak Lamborghini lari diatas tol. Kapten kapal pak Husin asal Ternate amat berpengalaman mengendarai speedboat yang tenaganya 2 x 200 PK. Udara panas 37 derajat celcius, angin panas menerpa wajah kami yang masih terbiasa dengan AC. Kami shock. Kami kaget. Inikah cara nya Raja Ampat mengucapkan Selamat Datang? Kok ganas sekali. Kok tidak manusiawi. Dua puluh menit pertama sangat tidak nyaman.

Sesudah 20 menit baru bisa menyesuaikan. Alhamdullilah. Dua jam waktu yang ditempuh oleh speed boat ‘Ugelan’. Langit diatas terang dengan sedikit awan bahkan banyak warna biru. Warna air laut juga biru. Udara yang kami hirup sangat beda dengan udara Jakarta. Di sini bersih dan bersih. Luar biasa. Hijaunya daun dari pohon hutan di disepanjang pulau Waigeo, dikombinasi  birunya warna langit dan Raja birunya warna air laut, sungguh mendatangkan rasa damai dan tenteram. Kebesaran Allah sudah dirasakan dan dilihat di sini.

Kapal Ugelan mendarat di dermaga Waisai Imagejam 1700. Barang dan manusianya langsung dibawa ke Waisai Beach Hotel. Hotel ini milik Pemda Raja Ampat. Lumayan bersihnya , sebagai layaknya hotel berbintang 2.  Didepan hotel  ada pantai WTC, singkatan Waisei Tourist Center. OBosnya namanya Ade Setianto, Sarjana Science, lulusan Geografi UGM.

Makan malam dihari pertama kami disuguhi ikan bakar. Ikan yang fresh baru yang diambil dari laut, dengan saus kecap manis, cabe dan tomat. Sayur kangkung dicampur bunga papaya dan ditambah sambal terasi ikan teri, yang saya bawa dari rumah. Botolnya pecah dan tumpah ke tas hitam dan mengakibatkan pakaian yang ada didalamnya berbau terasi dan kotor.  Dalam sekejap apa yang disiapkan hotel Waisai habis semua. Teman-teman makan dengan lahap.

Selesai makan malam briefing oleh Ondo, Tour Leader kami. Nama perusahaannya Stalagmite Adventure. Penjelasan tentang program untu keesokan hari tanggal 28 Desember 2012. Rencananya akan diadakan program pemanasan dengan  4 kali snorkeling, dan kelilinmg pulau Waigei. Even pertama ini dinamai Eksplorasi Mioskon. Selesai briefing, langsung masuk kamar dan tidur.  (bersambung). _DSC933001 anak Papua 002b

About Gufron Sumariyono

Born in Pati, Central Jawa on Nov 5, 1945. Retired in 2004. Joined ESQ group. Executive of LK ESQ and Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa. Believe in the Islamic Socio Economic Concept.
This entry was posted in jalan-jalan dalam negeri and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s