Menara 165 (5) – Training perdana di Menara 165

Pada tanggal 9-11 Mei 2008 diadakan Training ESQ Peduli Penddikan yang pertama di Menara 165. Lalu 17-18 Mei 2008 training ESQ Peduli Generasi Emas, peserta adala anggota Badan Eksekutif Mahasiswa. 17-20 Mei 2008 Harkitnas di Menara 165, acara terdiri dari Bazar, gerak jalan, pagelaran seni semuanya dilakuka d Menara 165. Luar biasa.

dikutip dari ESQ News : quote :

Divisi Administrasi Kredit (ADK) Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengadakan In House Training (IHT) ESQ. Training ini bertujuan membangun kerjasama yang semakin erat antar pegawai ADK. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat-Sabtu (5-6/2), di Menara 165, Cilandak, Jakarta.

“Training ESQ bagi karyawan BRI Divisi ADK agar para pegawai mengetahui arti dari pekerjaan mereka masing-masing. Dengan demikian, teman-teman di administrasi kredit melaksanakan tugas dengan keinginan diri sendiri tanpa harus dikomando, sehingga mereka akan berjalan sesuai standar operasional BRI,” ucap Agus Suprapto, Kepala Bagian (Kabag) Surabaya.

Para peserta tampak serius mengamati materi-materi yang diberikan trainer atau pelatih. Banyak di antaranya yang kemudian berurai air mata ketika mereka menyadari dosa dan kesalahannya serta merasakan rindu kepada Sang Pencipta.

Training BRI divisi ADK angkatan perdana ini dipandu oleh Nurhidayat dan Ahmad Supriyadi. “Semoga mereka mengenal 165 dan mengerti untuk apa mereka bekerja serta akan kemana setelah hidup di muka bumi ini. Sehingga akan berdampak perubahan yang positif bagi diri, keluarga, perusahaan, dan Indonesia pada umumnya,” ungkap Asep, panggilan akrab Nurhidayat.

“Jika ada yang tidak mendapatkan makna dari training ini, kita kembalikan kepada Allah karena saya hanya menyampaikan ilmu Allah,” tambahnya.

Training ini diikuti sekitar 94 peserta dari divisi ADK se-Indonesia. Training serupa pernah diikuti oleh BRI divisi ARK pada 21-22 November 2009 di Marbella, Anyer, Banten.

“Saya tidak dapat berkata apa-apa tentang training ESQ, selain excellent (sempurna). Seluruh karyawan BRI diharapkan dapat menjunjung tinggi nilai luhur Asmaul Husna (nama-nama Allah) di kehidupan, khususnya dalam pekerjaan dan lebih berkomitmen terhadap perusahaan,” ucap Lenny Sugihat, Direktur ARK BRI saat mengikuti training ESQ di Anyer.

Testimoni : Endra Sasmito, Kepala Divisi ADK:

Kita diingatkan bahwa kita diciptakan mulia oleh Allah dan sifat-sifat mulia Allah ternyata ada dalam diri kita. Secara tidak sadar dalam kehidupan sehari-hari telah menutupi sifat-sifat tersebut, sehingga sulit untuk keluar. ESQ membuka sifat baik yang tadinya tertutup menjadi bersinar kembali.

Kita harus memanfaatkan hal-hal yang baik itu agar dapat diaplikasikan dalam kehidupan, sehingga kita akan mendapatkan kebahagiaan yang kekal.

Training ESQ sangat bagus, kita dapat mensyukuri dan ingat apa yang diberikan Tuhan kepada kita. Janganlah kita menghambat sesuatu yang baik untuk diaplikasikan di kehidupan. Jika ini terjadi, maka kehancuran yang akan menimpa diri kita.

Nancy Mokoginta:

Saya bersyukur kepada Allah karena diberi kesempatan mengikuti training ESQ, kemudian saya mengucapkan terima kasih kepada BRI karena telah mengikutsertakan kita ke training yang sangat bermanfaat ini.

Saya tak dapat berkata apa-apa selain luar biasa kepada ESQ, karena cara penyampaiannya benar-benar dahsyat dan ESQ telah membuka mata bathin saya. Saya telah sadar ternyata dunia bukanlah akhir dari segalanya, apalagi materi.

Saya menyambut baik diadakannya training ESQ bagi karyawan BRI khususnya divisi ADK, kita telah mempunyai visi misi yang sama dengan karyawan yang lain, yaitu bekerja di sini termasuk ibadah.

Hampir setiap hari kita mendapatkan motivasi, tetapi motivasi hingga menghujam ke hati jarang bahkan sulit kita temukan.

Meskipun training ini begitu singkat yang hanya dua hari, tetapi ESQ membekas dalam sanubari kita. Pengajaran tujuh budi utama sangat berguna dalam kehidupan, akan saya coba terapkan hal ini di kehidupan sehari-hari.

Saya ingin mengetahui tingkatan ESQ selanjutnya, karena perbaikan diri bukan hanya training tingkat dasar saja, bahkan akan lebih maksimal jika mengikuti ESQ tingkat ke-2.

Thanks God… kau telah memberikan aku hal yang sangat luar biasa seperti ESQ. Bagi rekan-rekan saya yang belum mengikuti ESQ, harus segera ikut… sekali lagi harus ikut.

Agus Suprapto, Kepala Bagian (Kabag) Unit Surabaya:

Mengikuti ESQ merupakan suatu hal yang luar biasa, kita pun tahu hakekat hidup sesungguhnya untuk apa. Mungkin selama ini kita hanya sebatas melakukan rutinitas apa adanya, tetapi kita tidak mengetahui hakekat kita hidup ini untuk apa. Di ESQ kita menjadi tahu, bahwa kita memiliki tujuan yang lebih jauh lagi selain hal tadi.

Dalam training ESQ dipadukan kitab suci dengan teori-teori barat, hasilnya sangat bagus. Saya rasa hal ini tidak bertentangan dengan ajaran agama, karena Islam menerima ilmu apapun selama itu untuk hal-hal yang baik.

Ini merupakan training ESQ yang kedua bagi saya, sebelumnya saya telah mengikuti training ini dan anak saya juga sudah ikut. Meskipun saya sudah pernah mengikuti, hal ini tetap akan baik dan kita memang harus selalu di-review karena manusia cenderung labil dan dipengaruhi lingkungan.

Diadakannya training ESQ bertingkat sangat bagus, ini merupakan inovasi yang hebat. Jika ESQ tidak memiliki inovasi yang baru, pada suatu saat orang akan memiliki titik jenuh sehingga ESQ akan dianggap ketinggalan jaman.

TESTIMONI

Alfie F.Dasaad (Asisten Manager Biro Hukum):

Buat saya training ini bermanfaat. Insya Allah semua harus lebih baik dalam segala hal, karena training ESQ masuk ke segala aspek seperti integritas, bahkan ke substansi yang lebih dalam. Training ini mengingatkan saya agar bisa lebih amanah, tidak menghalalkan segala cara, dan bersyukur. Harapan saya ternan-ternan bisa menghargai perusahaan yang sudah mengadakan training ESQ dengan mewujudkan tujuan perusahaan.

Sri Susilowati (Senior Officer Pengadaan):

Sebelum          mengikuti        training            ESQ,   saya memprioritaskan uang untuk kesejahteraan. Sekarang paradigmanya berubah, uang itu sesuatu yang akan mengikuti kalau kita bekerja ikhlas. Saya menyadari, ternyata sampai kapan pun tidak akan ada habisnya kalau selalu memprioritaskan materi. Saya bersyukur Citra Marga sudah mengadakan program ini, mudah-mudahan training ini berlanjut untuk staf lainnya.

Edi Widyawan (Asisten Manager Divisi Perencanaan dan Optimasi Usaha):

Buat saya ini menambah keyakinan diri. Insya Allah ada manfaatnya dalam bekerja. Dalam melaksanakan tugas sehari-hari mudah-mudahan bisa ikhlas dan melakukan dengan sebaik-baiknya. Saya berharap dengan semangat kerja karyawan, tujuan perusahaan akan tercapai. 

Divisi Administrasi Kredit (ADK) Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengadakan In House Training (IHT) ESQ. Training ini bertujuan membangun kerjasama yang semakin erat antar pegawai ADK. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat-Sabtu (5-6/2), di Menara 165, Cilandak, Jakarta. unquote.

About Gufron Sumariyono

Born in Pati, Central Jawa on Nov 5, 1945. Retired in 2004. Joined ESQ group. Executive of LK ESQ and Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa. Believe in the Islamic Socio Economic Concept.
This entry was posted in manajemen and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s