Husnayain III (3) – Design kota Mamuju yang akan datang.

ImageKota Mamuju sebagai ibukota Propinsi Sulawesi Barat sudah membuat ‘impian’ yaitu mendesign kota yang modern. Inilah gambar kota Mamuju yang modern. Luar biasa. Semoga Alah SWT melancarkan rencana ini. Peta_Sulawesi_Barat Sejak menjadi propinsi baru, memisahkan diri dari propinsi Sulawesi Selatan, sangat kentara kemajuan yang dikerjakan oleh para pimpinan propinsi Sulawesi Barat. Luar Biasa. Sebentar lagi akan ada kerja sama dengan Negara Brunei untuk menggarap sumber alam yang banyak terdapat di propinsi Sulawesi Barat.

Selama Mamuju dibawah Pemerintah Sulawesi Selatan di Makassar, memang pembangunan Mamuju terabaikan, terlupakan, terbawah. Infrastruktur di Mamuju memelas sekali. Ada bekas landasan pesawat yang pendek, yang tidak terawat dan yang sangat sederhana, sehingga hanya pesawat kecil berpenumpang 10 orang yang bisa landing dan take off. Pelabuhan kapal laut tidak punya, yang ada tempat berlabuh kapal ikan kecil kecil. Kasihan deh Mamuju. Sungainya besar besar dan lebar. Kalau hujan banjir. Jembatan sungai masih ada dibuat oleh Bakri grup kerjasama dengan Australia, dengan biaya APBN, karena banjir dan arus deras fondasinya tergerus dan jembatan runtuh.  Jalan trans Sulawesi yang dibangun dengan APBN dan yang menghabiskan dana milyar, sebagian jalan rusak berat. Batu fondasi jalan amblas, aspal jalan hilang ditelah hujan. Maka beberapa km dari jalan Trans Sulawesi seperti kubangan kerbau.  Apalagi kalau musim hujan, sangat sengsara.s budong budong

Sulawesi Barat memiliki kebun kelapa sawit yang dikelola oleh Astra Agro. Besar sekali dan luas sekali, dan sudah menghasilkan tandan kelapa sawit, yang diproses di pabrik di dekat mamuju.

kelapa sawit 02

tandan kelapa sawit

kelapa sawit 01 kelapa sawit 04

galib Masud 001

Uztad Galib Mas’ud di sungai Budong budong

01 RM 01

Daihatsu Taft ditarik truk tangki menyeberangi sungai Salulebbo

13

Jalan menuju HPH Rante Mario berlumpur mirip kubangan kerbau di musim hujan. Harus 4 Wheel Drive, itupun sering tidak berdaya. Bukan halangan tetapi tantangan

05

Trans Sulawesi di Sulawesi Barat,

Trans Sulawesi di Sulawesi Barat,

About Gufron Sumariyono

Born in Pati, Central Jawa on Nov 5, 1945. Retired in 2004. Joined ESQ group. Executive of LK ESQ and Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa. Believe in the Islamic Socio Economic Concept.
This entry was posted in jalan-jalan dalam negeri and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s