Monthly Archives: March 2014

Ibunda (5) – Ibunda ke Melbourne dan Sydney

Bapak meninggal dunia pada tanggal 6 Desember 1996. Sesudah bapak meninggal, ibunda hidup sendiri di kota Pati. Kami putra putri ibunda telah mengusulkan agar ibunda pindah ke kota Jakarta dan tinggal bersama salah satu putra ibunda. Rencana perpindahan ibunda ke … Continue reading

| Leave a comment

Ibunda (4) – ibunda ke Belanda, Paris dan Lourdes

Ziarah ke Lourdes.  Lourdes adalah sebuah desa kecil di pegunungan Pyrenee, Perancis Selatan. Meskipun letaknya terpencil di pegunungan Perancis Selatan, Lourdes adalah kota yang penting buat umat Kristen Katolik. Bunda Maria, ibu Yesus Kristus pernah menampakkan diri di sebuah gua … Continue reading

| Leave a comment

Ibunda (3) – Ibu yang sabar, ikhlas dan syukur

Ibu yang sabar, ikhlas dan syukur  K   Karakter yang sangat kuat yang ada pada bapak dan ibu adalah  sabar, ikhlas dan syukur. Ibu itu memiliki kesabaran yang luar biasa. Sabar disini diartikan secara positip. Sabar yang optimis, sabar yang … Continue reading

| Leave a comment

Ibunda (2) – Ibu Aktifis Perwari

Ibunda (4) – Ibu aktifis Perwari Perwari singkatan dari Persatuan Wanita Republik Indonesia, relatif kurang dikenal. Perwari menolak terhadap poligami dan berani menghadapi konflik terbuka dengan Sukarno. Penolakan terhadap poligami merupakan upaya lain Perwari untuk meningkatkan kedudukan perempuan dalam hukum … Continue reading

| Leave a comment

Ibunda (1) – Perias manten

Ibu saya dikenal dengan nama Bu Giek adalah perias manten yang populer di Pati dan sekitarnya di tahun 70-80 an. Beliau adalah perias manten jawa tradisionil yang akan puasa minimum 3 hari sebelum merias pengantin. Puasa mutih sambil terus menerus … Continue reading

| 1 Comment